Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Juli 2026 | 22.27 WIB

Kopdes Merah Putih Diklaim Pangkas Rantai Pasok, Mentan: Rp 263 Triliun Dinikmati Petani

Ilustrasi kopdes merah putih. (Radar Jombang) - Image

Ilustrasi kopdes merah putih. (Radar Jombang)

JawaPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi instrumen penting untuk memangkas rantai pasok hasil pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Lewat distribusi yang lebih pendek, keuntungan yang selama ini dinikmati rantai perantara diyakini dapat kembali ke petani dan menggerakkan ekonomi desa.

Menurut Amran, selama ini rantai distribusi komoditas pertanian terlalu panjang sehingga mengurangi nilai yang diterima petani.

Dengan keberadaan Kopdes Merah Putih, jalur distribusi akan dipangkas menjadi lebih sederhana, yakni dari petani ke koperasi, kemudian langsung kepada masyarakat.

"Di sektor pertanian, fungsi utama koperasi adalah memotong supply chain atau rantai pasok dari delapan mata rantai menjadi tiga. Yakni petani, koperasi, lalu masyarakat," kata Amran dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kopdes Merah Putih yang dipimpin Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Selasa (28/7).

Kementan dalam hal ini telah menghitung bahwa pada sembilan komoditas utama, keuntungan yang selama ini dinikmati tengkulak mencapai sekitar Rp 313 triliun.

Jika koperasi mengambil sebagian kecil peran tersebut, maka manfaat ekonomi yang jauh lebih besar dapat kembali kepada petani.

"Kalau koperasi memperoleh Rp 50 triliun saja, berarti masih ada sekitar Rp263 triliun yang bisa dinikmati petani. Dampaknya harga di tingkat petani meningkat, daya beli masyarakat ikut naik, uang berputar di desa, dan ekonomi kerakyatan tumbuh. Itu yang diinginkan Bapak Presiden Prabowo," ujarnya.

Selain memangkas rantai pasok, Amran mengatakan Kopdes Merah Putih juga akan mendekatkan berbagai layanan pertanian kepada petani.

Distribusi pupuk bersubsidi akan lebih mudah dijangkau karena tersedia di tingkat desa. Begitu pula penjualan gabah tidak lagi bergantung pada gudang yang lokasinya jauh dari sentra produksi.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore