
Bantuan pangan beras SPHP. (Dok. Bapanas)
JawaPos.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menyalurkan program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebanyak 9,44 juta kg hingga pertengahan Juli 2026. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat ekosistem pangan di tingkat Desa.
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy mengatakan regulasi yang ada saat ini telah mempertegas bagi penguatan peran koperasi. Tahap berikutnya adalah memastikan implementasinya berjalan seragam sehingga setiap pihak memiliki mekanisme kerja yang sama.
"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kami dorong menjadi bagian dari ekosistem pangan nasional. Dasar regulasinya sudah tersedia, sehingga sekarang fokus kami adalah memastikan pelaksanaannya di lapangan berjalan dengan baik. Karena itu, perlu ada kesepahaman mengenai mekanisme kerja, pembagian peran, dan tata kelolanya agar seluruh pihak dapat bergerak dalam arah yang sama," ujar Sarwo dalam Rakortas KDKMP di Jakarta, Senin (20/7).
Berdasarkan data hingga 19 Juli 2026, penyaluran beras SPHP secara nasional telah mencapai 493,8 juta kilogram atau 59,6 persen dari target 828 juta kilogram.
Sebanyak 9,44 juta kilogram di antaranya telah disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Capaian tersebut menjadi pijakan awal untuk memperkuat peran koperasi sebagai offtaker gabah, beras, dan jagung sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 3 dan Nomor 4 Tahun 2026.
Ia menambahkan, perkembangan kelembagaan koperasi menjadi modal penting untuk memperluas perannya dalam distribusi pangan nasional.
Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (SIMKOPDES) per 15 Juli 2026, sebanyak 83.382 koperasi telah berbadan hukum, 79.707 koperasi memiliki akun SIMKOPDES, dan 60.779 koperasi telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).
"Artinya, capaian ini menunjukkan koperasi semakin siap mengambil peran dalam memperkuat distribusi pangan di berbagai daerah," katanya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah memasuki tahap akhir. Pemerintah selanjutnya menyiapkan pengelolaan agar koperasi dapat segera beroperasi sebagai offtaker hasil panen sekaligus mendukung berbagai program pangan pemerintah.
"Pertama, kami jelaskan Kopdes (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) ini sudah hampir rampung sebanyak 35.872. Insyaallah di bulan Agustus bisa selesai. Tahun ini kira-kira 35.872 yang diselesaikan. Sekarang kita akan menempatkan orang-orang agar ini bisa berjalan dengan baik. Tahun depan akan kita rencanakan kembali," ujar Zulhas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907
KDM Dikabarkan Bakal Masuk PSI dan Duet dengan Gibran pada Pilpres 2029 Mendatang
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs PSM Makassar: Juku Eja Paksa Berbagi Poin!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022