
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo (kanan). (PT PLN IP/Antara)
JawaPos.com - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sekaligus mendukung visi swasembada energi Presiden RI melalui pembangunan ekosistem hidrogen di Tanah Air. Komitmen ini tercermin dalam agenda Global Hydrogren Ecosystem Summit and Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta pada Selasa (21/7).
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pengembangan hidrogen merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung visi besar Presiden Prabowo untuk mencapai swasembada energi nasional.
”Hidrogen merupakan solusi transisi dari energi fosil ke energi masa depan. PLN siap memimpin pengembangan ekosistem hidrogen nasional secara terintegrasi melalui kolaborasi dengan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku industri, akademisi, hingga mitra internasional,” jelas Darmawan dalam siaran pers, dikutip Senin (27/7).
Sebagai upaya konkret, sejak 2023 PLN telah mengoperasikan Green Hydrogen Plant (GHP) pertama di Indonesia yang berada di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta. Hingga saat ini, total sebanyak 24 GHP di lokasi tersebar se-Indonesia telah dioperasikan.
Darmawan menjelaskan, dari seluruh GHP tersebut, PLN dapat memproduksi hidrogen hijau hingga 203,6 ton per tahun, di mana sebanyak 75 ton per tahun dimanfaatkan untuk kebutuhan pendingin generator pembangkit. Sementara selebihnya, sebanyak 128 ton per tahun siap digunakan untuk mendukung berbagai sektor strategis.
"PLN siap all out mengekspansi apa yang sudah kami awali di setiap lini, sehingga ekosistem hidrogen nasional dapat terakselerasi. Ini adalah komitmen PLN sebagai pionir ekosistem hidrogen end-to-end di Indonesia,” ujar Darmawan.
Baca Juga: Sukses Transformasi Hijau, General Manager PLN UID Jakarta Raya Raih Energy Executive Award 2026
Tidak hanya menjadi produsen hidrogen hijau, lanjut Darmawan, PLN juga membangun infrastruktur pendukung lain, seperti Hydrogen Refueling Station (HRS) sebagai stasiun pengisian hidrogen dan Hydrogen Center sebagai pusat kompetensi hidrogen pertama di Indonesia. Kolaborasi pun terus dilakukan, salah satunya kerja sama produksi green ammonia dengan Pupuk Kujang, yang kemudian dimanfaatkan pada co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan, Banten.
Untuk mengakselerasi ekosistem green hydrogen di Indonesia, PLN juga melakukan beberapa joint study, seperti pengembangan Jakarta Hydrogen Mobility bersama KESDM, TransJakarta, dan DAMRI, serta joint study untuk produksi green hydrogen di Jambi dan Gresik bersama mitra dan Pupuk Indonesia.
Darmawan menambahkan, ke depan, PLN akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mengakselerasi pengembangan ekosistem hidrogen di Tanah Air. Melalui langkah kolaboratif, pengembangan hidrogen nantinya dapat mendorong penciptaan peluang ekonomi baru, lapangan kerja ramah lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Bagi PLN, hidrogen bukan sekadar energi bersih, tetapi industri masa depan yang akan memperkuat ketahanan energi, menarik investasi, dan meningkatkan daya saing Indonesia. Karena itu, kami terus mempercepat kolaborasi agar Indonesia menjadi pemain utama dalam ekonomi hidrogen global,” pungkas Darmawan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
