
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. (ANTARA)
JawaPos.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, mengatakan meningkatnya utang luar negeri (ULN) akan mempersempit ruang fiskal.
Ia mengatakan, meski rasio utang pemerintah masih berada di bawah batas yang ditetapkan undang-undang, kewajiban tersebut tetap menjadi beban fiskal yang harus dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Meningkatnya ULN Pemerintah naik pada mei 2026 akan memperkecil ruang fiskal pemerintah,” ujar Esther kepada JawaPos.com, Sabtu (18/7).
Esther menjelaskan, bahwa utang luar negeri tetap membawa konsekuensi fiskal. Dimana, pembayaran pokok dan bunga utang menjadi kewajiban yang harus dipenuhi melalui APBN, sehingga dapat mengurangi ruang fiskal pemerintah untuk membiayai sektor-sektor prioritas lainnya.
Selain itu, utang dalam mata uang asing juga membuat pemerintah rentan terhadap gejolak nilai tukar. Ketika rupiah mengalami depresiasi terhadap mata uang asing, beban pembayaran utang akan meningkat sehingga berpotensi menambah tekanan terhadap kondisi fiskal pemerintah.
“Pembayaran cicilan dan bunga utang dalam mata uang asing dapat mempersempit ruang fiskal untuk sektor publik lainnya dan rentan terhadap fluktuasi nilai tukar (depresiasi rupiah),” ucapnya.
Dia menjelaskan, pada dasarnya merupakan instrumen pembiayaan yang wajar digunakan pemerintah. Namun, pemanfaatannya harus diarahkan untuk kegiatan yang bersifat produktif agar memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian.
"Tentu saja utang sangat diperbolehkan, tetapi sebaiknya alokasi anggarannya digunakan untuk kegiatan yang produktif," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Bank Indonesia (BI), menctat utang luar negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 444,4 miliar pada Mei 2026 atau tumbuh sebesar 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
