
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pergerakan ekonomi nasional sepanjang pekan ini diwarnai sejumlah agenda penting, mulai dari pencatatan saham perdana RANS Entertainment di pasar modal, peluncuran program biodiesel B50, dinamika harga minyak dunia, penguatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Berikut lima isu ekonomi yang menjadi sorotan utama:
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi tersebut berhasil menghimpun dana sekitar Rp 429,25 miliar yang akan digunakan untuk memperkuat ekspansi bisnis, termasuk pengembangan hak kekayaan intelektual, teknologi berbasis artificial intelligence (AI), bisnis kosmetik, hingga sektor hiburan keluarga.
Pada hari pertama perdagangan, saham RANS mendapat respons positif dari investor dan mencatat kenaikan hingga menyentuh batas atas kenaikan harga saham harian atau auto reject atas (ARA).
Masuknya RANS ke pasar modal menjadi salah satu contoh perkembangan industri kreatif yang mulai mencari sumber pendanaan alternatif melalui bursa saham.
Pemerintah resmi meluncurkan program biodiesel B50, yakni campuran bahan bakar dengan kandungan biodiesel berbasis sawit sebesar 50 persen. Program ini menjadi bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak sekaligus memperkuat hilirisasi industri sawit nasional.
Pelaksanaan B50 diharapkan memberikan dampak terhadap penghematan devisa karena kebutuhan impor solar dapat ditekan. Pemerintah juga memastikan harga bahan bakar tertentu tetap menjadi perhatian agar implementasi program tidak membebani masyarakat.
Pasar minyak global kembali bergerak volatil sepanjang pekan. Ketegangan geopolitik, terutama perkembangan konflik Amerika Serikat dan Iran, menjadi faktor yang memengaruhi sentimen pasar energi. Harga minyak sempat mengalami penguatan karena kekhawatiran terhadap gangguan pasokan global.
Namun, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh perkembangan pasokan dan kondisi geopolitik yang lebih mereda. Harga minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) bergerak terbatas dengan investor mencermati arah kebijakan produksi serta stabilitas kawasan Timur Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022