Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Juli 2026 | 00.00 WIB

BPOM Soroti Operasional Industri Kesehatan Ramah Lingkungan, PLTS Mulai Digunakan di Fasilitas Distribusi Obat

Ilustrasi PLTS di industri medis. (Istimewa) - Image

Ilustrasi PLTS di industri medis. (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengunjungi National Distribution Center (NDC) PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), perusahaan Zuellig Pharma, di Cikarang. BPOM tidak hanya meninjau sistem distribusi obat, tetapi juga melihat implementasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mendukung operasional fasilitas.

Selama kunjungan, delegasi BPOM meninjau fasilitas distribusi yang dijalankan sesuai standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Perusahaan memaparkan implementasi sistem barcode dua dimensi (2D barcode) yang diterapkan sesuai ketentuan BPOM untuk memperkuat sistem pelacakan produk kesehatan.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan. Presiden Direktur APL Christophe Piganiol mengatakan kolaborasi antara regulator dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam membangun sistem kesehatan yang andal sekaligus berkelanjutan.

"Kami terus berkomitmen untuk menjalankan keunggulan operasional sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek operasional kami. Bagi kami, meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan juga berarti memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Christophe Piganiol.

Di sisi lain, BPOM menilai kepatuhan terhadap regulasi harus berjalan beriringan dengan penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan, regulator dan industri memiliki tujuan yang sama untuk memastikan masyarakat memperoleh produk kesehatan yang aman, berkhasiat, dan bermutu.

"Regulator dan industri merupakan mitra strategis yang memiliki tujuan bersama untuk memastikan ketersediaan produk kesehatan yang aman, berkhasiat, dan bermutu bagi masyarakat. Praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan tidak hanya memperkuat ketahanan operasional perusahaan, tetapi juga mendukung penguatan ekosistem kesehatan Indonesia dalam jangka panjang," kata Taruna Ikrar.

Selain membahas operasional distribusi, APL juga menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan akses masyarakat terhadap produk kesehatan inovatif melalui layanan distribusi, komersialisasi, hingga dukungan uji klinis.

Salah satu terapi yang disoroti ialah Tirzepatide, obat agonis reseptor ganda GIP (glucose-dependent insulinotropic polypeptide) dan GLP-1 (glucagon-like peptide-1) yang digunakan sebagai terapi diabetes melitus tipe 2 dan obesitas.

Menurut perusahaan, BPOM berperan dalam mempercepat proses registrasi Tirzepatide melalui mekanisme percepatan registrasi sehingga terapi tersebut dapat tersedia lebih cepat bagi pasien dengan tetap memenuhi standar keamanan, mutu, dan integritas klinis.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore