Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 00.53 WIB

Okupansi Penuh, KEK Gresik, Kendal, dan Galang Batang Ajukan Perluasan Lahan

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/7). (Djati Waluyo/JawaPos.com) - Image

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/7). (Djati Waluyo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, mencatat terdapat tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis industri manufaktur mengajukan perluasan lahan kepada pemerintah.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan pengajuan tersebut dikarenakan lahan yang tersedia hampir terisi penuh. Adapun, tiga KEK tersebut diantaranya KEK Gresik, KEK Kendal, dan KEK Galang Batang.

“Jadi ada permohonan perluasan lahan dan pengembangan kawasan, rata-rata 2 kali lipat yang ada sekarang. Kenapa? Karena yang ada sekarang sudah full utilized,” ujar Susi dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7).

Susi mengatakan, tingginya tingkat okupansi kawasan membuat sejumlah investor baru harus mengantre karena keterbatasan lahan. Pemerintah pun kini menyiapkan pengembangan kawasan agar investasi yang telah masuk dalam antrean dapat segera direalisasikan.

"Itu membuktikan bahwa investasi yang betul-betul riil di industri manufaktur masih sangat menjanjikan di Indonesia. Hampir semua KEK mengajukan, khususnya yang industry manufaktur besar," ucapnya.

Ia mengatakan, pemerintah telah menerima konfirmasi potensi investasi sekitar Rp 846 triliun yang diperkirakan akan masuk ke kawasan ekonomi khusus dalam beberapa tahun mendatang.

Menurutnya, tingginya permintaan perluasan kawasan menunjukkan bahwa iklim investasi Indonesia masih menarik bagi investor, khususnya foreign direct investment (FDI) di sektor manufaktur.

“Iklim investasi di Indonesia masih sangat kondusif, dan masih sangat menarik bagi investasi secara langsung, foreign direct investment, khususnya di industri manufaktur,” ucapnya.

Selain tingginya minat investor, pemerintah juga mencatat realisasi investasi di seluruh kawasan ekonomi khusus terus meningkat. Hingga triwulan I 2026, investasi kumulatif di seluruh KEK telah mencapai sekitar Rp 353,3 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 266 ribu orang.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore