
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ekonom CORE menyoroti masalah struktural migas yang membuat neraca dagang RI mencetak defisit usai reli surplus 72 bulan.
JawaPos.com - Ekonom Centre of Reform on Economic (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai defisit neraca perdagangan Indonesia setelah surplus selama 72 bulan berturut-turut akibat persoalan struktural yang belum terselesaikan.
Ia menjelaskan, sektor minyak dan gas (migas) kembali menjadi titik lemah perdagangan Indonesia. Defisit migas yang melebar hingga USD 3,76 miliar menyeret neraca perdagangan nasional ke zona negatif sebesar USD 1,61 miliar pada Mei 2026.
"Persoalan utamanya justru ada pada sektor migas yang memang sudah lama mengalami defisit dan kali ini tekanannya menjadi jauh lebih besar," ujar Yusuf kepada JawaPos.com, Sabtu (4/7).
Yusuf mengatakan, defisit yang terjadi pada Juni disebabkan karena surplus neraca nonmigas mencapai USD 2,15 miliar tidak mampu untuk menutup defisit migas yang semakin melebar menjadi USD 3,76 miliar.
Menurutnya, akar dari defisit terjadi karena masalah yang bersifat struktural pada sektor migas. Ia menjelaskan, masalah tersebut terjadi karena produksi minyak domestik terus menurun sementara konsumsi energi meningkat.
"Akibatnya impor migas melonjak sangat tinggi. Pada saat yang sama Indonesia bahkan tidak mencatatkan ekspor minyak mentah pada Mei 2026 sehingga tekanan terhadap neraca perdagangan semakin besar," ucapnya.
Selain itu, Yusuf mengatakan bahwa pelemahan ekspor secara keseluruhan juga menunjukkan bahwa permintaan dari mitra dagang utama sedang melemah sehingga sumber tekanan datang dari sisi domestik maupun eksternal.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD 1,61 miliar pada Mei 2026 atau mengakhiri tren surplus selama 72 bulan berturut-turut.
Defisit neraca perdagangan Indonesia disebabkan oleh nilai impor yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai ekspor. Adapun, nilai impor Indonesia pada Mei sebesar USD 24,81 miliar, sedangkan ekspor RI USD 23,20 miliar.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
