Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Juli 2026 | 14.49 WIB

Nilai Tukar Rupiah 3 Juli 2026: Bisa Melemah Lagi di Tengah Ujian Ekonomi Indonesia

Petugas menghitung pecahan 100 dolar AS di jasa penukaran uang asing Dolar Indo, Melawai, Jakarta. SALMAN TOYIBI/JAWA POS - Image

Petugas menghitung pecahan 100 dolar AS di jasa penukaran uang asing Dolar Indo, Melawai, Jakarta. SALMAN TOYIBI/JAWA POS

JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) berpotensi kembali melemah pada perdagangan Jumat (3/7), usai ditutup melemah 43 poin menjadi Rp 17.950 per USD pada perdagangan Kamis (2/7).

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.

"Untuk perdagangan (3/7) mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.990 - Rp 18.050," ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/7).

Ibrahim mengatakan, perubahan Ketenagakerjaan ADP menunjukkan bahwa penggajian swasta meningkat sebesar 98 ribu pada bulan Juni.

Angka ini di bawah ekspektasi pasar sebesar 113 ribu dan turun dari peningkatan 122 ribu yang tercatat pada bulan Mei.

Sedangkan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur ISM (PMI) turun menjadi 53,3 pada bulan Juni dari 54,0 pada bulan Mei, meleset dari perkiraan pasar sebesar 54,0.

“Perhatian pasar saat ini beralih ke rilis data Nonfarm Payrolls AS dengan ekspektasi bahwa ekonomi AS akan meningkatkan angkatan kerjanya sebesar 110.000. Sementara Tingkat Pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah di 4,3 persen,” ujarnya.

Ibrahim mengatakan kepercayaan pelaku pasar terhadap Indonesia dinilai menghadapi ujian cukup berat setelah munculnya sejumlah sentimen negatif memasuki kuartal II.

Ia menjelas, kondisi yang mempengaruhi kepercayaan pasar di antaranya, neraca perdagangan indonesia bulan Mei defisit, Inflasi melonjak, hingga penundaan pengumuman tentang pasar modal Indonesia oleh penyedia indeks global MSCI.

Selain itu, data Purchasing Managers' Index (PMI) yang dirilis S&P Global menunjukkan PMI Indonesia berada di 46,9 pada Juni 2026.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore