
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bekerja selama 24 jam dengan sistem shift. (dok. Kemenkeu)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan dibubarkan jika tidak ada perbaikan dalam kurun waktu satu tahun. Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan dibubarkan jika tidak ada perbaikan dalam kurun waktu satu tahun.
Ia mengatakan, wacana tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowio Subianto. Adapun, jika dalam waktu satu tahun tidak ada perbaikan di Bea Cukai maka Bea Cukai akan diganti dengan perusahaan inspeksi internasional SGS (Société Générale de Surveillance).
“Karena ancaman Presiden clear, kalau dalam waktu setahun nggak ada perbaikan Bea Cukai akan dibubarkan. Diganti sama SGS,” ujar Purbaya dikutip dari akun YouTube @curhatbang Deny Soemargo, dikutip Jumat (3/7).
Dia menjelaskan, nantinya jika wacana pembubaran terlaksana maka seluruh pegawai di Dirjen Bea dan Cukai akan diberhentikan dan digantikan dengan pegawai outsourcing.
“Jadi orang pajaknya Bea Cukai pecat semua kira-kira gitu 16.000 saya rumahin, kan enggak bagus," ujarnya.
Purbaya mengatakan, wacana tersebut muncul karena adanya penyelewengan kekuasaan dibawah yang dilakukan oleh sejumlah pejabat di ruang lingkup Dirjen Bea dan Cukai.
Adapun sejumlah kasus yang ditemui oleh para pegawai dibawah Dirjen Bea dan Cukai seperti under invoicing dan impor ilegal, dalam kasus ini sebagian orang terima uang.
Guna menghindari penyelewengan jabatan, Purbaya mengaku telah melakukan pengawasan kepada seluruh pegawai dibawah Dirjen Bea dan Cukai. Namun, ia mengaku masih menemukan sejumlah kasus ketika dalam masa pengawasan.
“Jadi even di tempat saya yang sudah saya monitor masih ada seperti itu. Jadi sekarang saya main kasar aja kalau Anda saya curigai gua kotakin aja gua nggak periksa-periksa lagi. Baru mereka sekarang tertib,” ucapnya.
Lanjutnya, ia menceritakan bahwa sebelum dirinya menjadi Menteri Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak dan Dirjen Bea dan Cukai tidak boleh diperiksa oleh Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan instansi hukum lainya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
