
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Menteng, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kesepakatan damai dan meredanya konflik di Timur Tengah antara AS dan Israel melawan Iran membawa dampak ekonomi yang nyata bagi sejumlah negara.
Harga minyak dunia sempat naik bahkan langka, kini mulai bisa dikontrol menyusul turunnya tensi konflik.
Di Sri Lanka, pemerintah resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga 6 persen mulai awal Juli besok, menyusul meredanya gejolak harga energi dunia setelah AS dan Iran sepakat menggelar perundingan untuk mengakhiri konflik.
Kebijakan ini menjadi penurunan harga BBM pertama, sejak perang di Timur Tengah memicu lonjakan biaya energi di negara yang hampir sepenuhnya bergantung pada impor minyak tersebut.
Baca Juga: Bukan Sekadar Penyedia BBM, Pertamina Juga Meredam Inflasi hingga Potensi Mencegah Gejolak Sosial
Perusahaan minyak milik negara, Sri Lanka Petroleum Corporation, mengumumkan harga solar dipangkas LKR 25 per liter menjadi LKR 382 atau sekitar USD 1,15. Sementara itu, harga bensin turun LKR 20 menjadi LKR 414 per liter.
Melansir Economic Times, penurunan harga ini terjadi setelah harga minyak dunia terkoreksi cukup tajam.
Menyusul kesepakatan AS dan Iran untuk membuka jalur diplomasi, guna meredakan konflik yang sebelumnya memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
Sebelumnya, Sri Lanka sempat menaikkan harga bensin dan solar hampir 50 persen setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Kenaikan harga energi saat itu juga diikuti dengan penyesuaian tarif listrik hingga sekitar sepertiga sebagai dampak meningkatnya biaya impor bahan bakar.
Sebagai negara yang mengimpor seluruh kebutuhan minyak serta masih bergantung pada batu bara impor untuk pembangkit listrik, Sri Lanka sangat rentan terhadap gejolak harga energi internasional.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
