Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juni 2026 | 19.45 WIB

Mentan Umumkan 90% Perusahaan Sawit Sudah Naikkan Harga TBS

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai Rapat Koordinasi terkait TBS Sawit di Kementan, Jakarta, Senin (8/6)/(Dimas Choirul/Jawapos.com) - Image

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai Rapat Koordinasi terkait TBS Sawit di Kementan, Jakarta, Senin (8/6)/(Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com - Setelah Pemerintah melakukan berbagai langkah intervensi untuk melindungi jutaan petani terhadap anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, kini sebanyak 90 persen perusahaan diklaim telah menaikkan harga sawit kembali sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, berdasarkan laporan harian Kementan, jumlah perusahaan yang belum menaikkan harga terus menurun signifikan.

“Harga TBS sudah naik, 80-85 persen, mungkin saat ini 90 persen sudah naik. Tetapi yang belum naik, tetap kita telusuri bersama Satgas,” kata Mentan Amran, Rabu, (17/06/2026).

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa langkah cepat pemerintah dalam mengawal harga sawit mulai membuahkan hasil.

Sebelumnya, terdapat sekitar 270 perusahaan yang teridentifikasi belum menyesuaikan harga TBS sesuai kondisi pasar. Kini jumlah tersebut menyusut menjadi sekitar 130 perusahaan.

“Kemarin kan 270, sekarang ini tinggal 100 lebih ya, 130-an perusahaan. Jadi tinggal sedikit. Yang belum menaikkan tetap diperiksa. Nah, sinyalnya sudah naik, tapi kita monitor. Bukan saja naik lalu turun kembali, tidak. Kita monitor seluruh Indonesia,” ujarnya.

Amran menegaskan pemerintah tidak akan berhenti hanya pada pemulihan harga. Pengawasan akan terus dilakukan agar kenaikan yang sudah dirasakan petani dapat berlangsung berkelanjutan dan tidak kembali mengalami penurunan yang tidak wajar.

Menurutnya, keberpihakan pemerintah terhadap petani merupakan arahan langsung Presiden.

Karena itu, Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan terus melakukan pengawalan terhadap tata niaga sawit agar berlangsung lebih sehat, transparan, dan berkeadilan.

Langkah pengawasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesejahteraan sekitar 15 juta petani sawit yang menggantungkan hidup pada komoditas strategis tersebut.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore