
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Agung Suganda dalam sambutannya di acara Indo Livestok, Nusantara International Exhibition (NICE) di PIK 2, Tangerang, Rabu (16/6)/(Istimewa).
JawaPos.com – Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Produksi Susu dan Daging Nasional (P2SDN) akan segera terbit. Regulasi tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan swasembada protein nasional khususnya produksi susu dan daging.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Agung Suganda dalam sambutannya di acara Indo Livestok, Nusantara International Exhibition (NICE) di PIK 2, Tangerang, Rabu (16/6).
"Alhamdulillah regulasi mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan produksi susu dan daging nasional (P2SDN) akan segera terbit, yang tentu akan menginisiasi kementerian dan lembaga terus mendorong peningkatan produksi susu dan daging sapi ini," ujarnya.
Agung mengakui Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan daging sapi dan susu dari produksi dalam negeri.
Menurut dia, untuk kebutuhan daging sapi, Indonesia masih mengimpor sekitar 49 persen dari total kebutuhan nasional. Sementara itu, untuk komoditas susu, impor bahan baku yang setara susu segar mencapai 80 persen dari kebutuhan nasional.
Agung menilai, sebagai negara dengan jumlah penduduk besar, Indonesia perlu mulai mengurangi ketergantungan terhadap impor melalui percepatan peningkatan produksi dalam negeri.
"Karena kalau hanya Kementerian Pertanian saja yang bergerak tentu tidaklah akan cukup dan tentu percepatan ini tidak bisa segera terjadi," ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor yang diperkuat melalui Inpres P2DSN akan menjadi instrumen penting untuk mempercepat realisasi target yang telah ditetapkan pemerintah dalam peta jalan (Roadmap) peningkatan produksi susu dan daging nasional periode 2026–2029.
"Oleh karena itu kolaborasi kementerian/lembaga dibungkus dengan Inpres tersebut maka akan lebih mempercepat peningkatan produksi sebagaimana yang telah disusun dalam roadmap peningkatan produksi susu dan daging nasional 2026-2029," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
