Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 17.20 WIB

IHSG Tembus 6.000, Dony Oskaria: Bukti Kepercayaan Investor pada BUMN

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Dok/JawaPos.com) - Image

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Dok/JawaPos.com)

JawaPos.com - IHSG ditutup naik 121 poin atau 2,07 persen menjadi 6.007 seiring nilai tukar rupiah yang menguat di level Rp 17.900. Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan penguatan IHSG terutama didorong oleh kinerja positif saham BUMN.

Sektor pertambangan melesat hingga sekitar 7 persen, diikuti sektor perbankan pelat merah (Himbara) dan Telkom. Ia menyebut penguatan IHSG dan Rupiah menjadi bukti nyata bahwa investor global maupun domestik menaruh kepercayaan penuh pada ketangguhan fundamental ekonomi Indonesia.

"Melihat pergerakan IHSG yang melesat hijau menembus 6.000 dan nilai tukar Rupiah yang kembali menguat hari ini, kita patut bersyukur dan bangga. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelaku pasar," ujar Dony Oskaria di Jakarta, Jumat (12/6).

Dony menegaskan dominasi saham BUMN dalam mendorong laju IHSG adalah refleksi nyata dari kualitas fundamental bisnis yang sehat berkat transformasi berkelanjutan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus merawat optimisme, sebab stabilitas ini berdampak langsung pada ekonomi riil.

Momentum ini menandakan kebijakan yang sedang dijalankan berada di jalur tepat. Dony mengatakan iklim investasi yang stabil menjadi kunci menarik kemitraan strategis bernilai tinggi.

"Bagi masyarakat luas, stabilitas ini memastikan biaya kebutuhan pokok terkendali, dan aliran investasi akan bermuara pada penciptaan lapangan kerja baru yang lebih luas. Hilangkan keraguan, mari bersama-sama kita jaga optimisme," ungkapnya.

Kebangkitan IHSG dan Rupiah tak lepas dari sinergi langkah cepat dan strategis pemerintah dengan otoritas terkait. Pada 9 Juni 2026, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah taktis dengan menyesuaikan suku bunga acuan menjadi 5,50%.

Keputusan krusial tersebut langsung memulihkan kepercayaan pasar. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, meminta publik tetap tenang dan tidak khawatir karena instrumen pengaman ekonomi Indonesia bekerja sangat baik.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore