Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 18.27 WIB

Bantah Dana Macet, BGN Pastikan Top Up Saldo Seluruh SPPG se-Indonesia Telah Rampung Minggu Kemarin

Kepala BGN Nanik S Dayang saat konferensi pers di Kantor BGN, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Kepala BGN Nanik S Dayang saat konferensi pers di Kantor BGN, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan normal di seluruh Indonesia. Pernyataan ini sekaligus membantah kabar viral yang menyebutkan operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah, termasuk Bogor dan Tangerang, terpaksa berhenti total akibat saldo Virtual Account (VA) yang belum di-top up.

Kabar penghentian operasional tersebut sempat memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat program MBG menyasar anak sekolah, pesantren, hingga kader Posyandu. Namun, pihak BGN langsung meluruskan kesalahpahaman yang beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat.

BGN Pastikan Dana SPPG Sudah Dicairkan

Isu mengenai mandeknya operasional SPPG dipicu oleh sebuah pesan berantai yang mengeklaim dana operasional belum ditransfer oleh pemerintah pusat.

Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan bahwa rumor penghentian pengiriman dana bantuan pemerintah (Banper) tersebut sama sekali tidak berdasar.

"Saat ini muncul berbagai informasi di media sosial, di WA, dll, tentang dihentikannya pengiriman dana Banper MBG ke SPPG-SPPG di seluruh Indonesia, sebagai dampak pergantian kepemimpinan di BGN. Saya tegaskan bahwa informasi dan berita itu tidak benar," ujar Nanik kepada JawaPos.com, Senin (8/6).

Pihak BGN menjelaskan bahwa proses administrasi berjalan sesuai prosedur. Bahkan, langkah konkret penyerapan anggaran operasional untuk seluruh wilayah sudah dirampungkan dalam pekan ini.

Tata Kelola Program MBG Diperbaiki demi Efisiensi APBN

Meskipun membantah adanya mogok operasional secara massal, BGN tidak menampik adanya penyesuaian di internal organisasi. Di bawah kepemimpinan yang baru, BGN saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas program pangan nasional ini.

"Memang ada rencana perbaikan tata kelola program MBG agar tujuan program tercapai dengan mengefisienkan APBN," katanya.

Ada empat poin utama dalam rencana perbaikan tata kelola yang sedang digodok oleh manajemen BGN:

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore