Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 16.33 WIB

Konsumsi dan Ekspor Menguat, Tapi Ekonomi Jepang Tetap Direvisi Turun ke 1,8 Persen

Foto arsip yang diambil dari helikopter Kyodo News pada 13 Desember 2025 memperlihatkan Menara Tokyo (Tokyo Tower) dan deretan gedung pencakar langit di pusat Kota Tokyo, Jepang. (Kyodo) - Image

Foto arsip yang diambil dari helikopter Kyodo News pada 13 Desember 2025 memperlihatkan Menara Tokyo (Tokyo Tower) dan deretan gedung pencakar langit di pusat Kota Tokyo, Jepang. (Kyodo)

JawaPos.com – Pertumbuhan ekonomi Jepang pada kuartal pertama 2026 direvisi lebih rendah dari perkiraan awal. Pelemahan investasi perusahaan menjadi faktor utama yang menekan laju ekspansi ekonomi Negeri Sakura.

Seperti dilansir Kyodo, Senin (8/6), produk domestik bruto (PDB) riil Jepang tumbuh 1,8 persen secara tahunan pada periode Januari-Maret. Angka itu lebih rendah dibanding estimasi awal pemerintah yang mencapai 2,1 persen.

Secara kuartalan, ekonomi Jepang tumbuh 0,45 persen dibanding periode Oktober-Desember 2025. Sebelumnya, pemerintah memperkirakan pertumbuhan mencapai 0,51 persen.

Revisi tersebut terutama dipicu oleh memburuknya belanja modal atau investasi perusahaan. Dalam data terbaru, investasi perusahaan justru turun 0,7 persen, berbalik dari perkiraan awal yang menunjukkan kenaikan 0,3 persen.

Di sisi lain, sejumlah komponen ekonomi menunjukkan perbaikan. Konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari separuh aktivitas ekonomi Jepang tumbuh 0,35 persen pada kuartal pertama.

Angka tersebut lebih baik dibanding estimasi awal sebesar 0,27 persen. Perbaikan konsumsi menjadi sinyal bahwa belanja masyarakat masih mampu menopang perekonomian di tengah ketidakpastian global.

Investasi perumahan juga direvisi naik menjadi 0,9 persen. Sebelumnya, kenaikannya diperkirakan hanya 0,5 persen.

Kinerja perdagangan luar negeri turut membaik. Ekspor Jepang tumbuh 1,8 persen dibanding kuartal sebelumnya, sedikit lebih tinggi dari perkiraan awal 1,7 persen.

Sementara itu, impor direvisi turun menjadi kenaikan 0,4 persen dari sebelumnya 0,5 persen. Kondisi tersebut membuat kontribusi perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi lebih positif.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore