Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Mei 2026 | 00.44 WIB

Heboh Dugaan 4,9 Juta Data Nasabah BCA Bocor di Dark Web

Ilustrasi hacker mengklaim memiliki data BCA yang bocor di dark web. (Reddit). - Image

Ilustrasi hacker mengklaim memiliki data BCA yang bocor di dark web. (Reddit).

JawaPos.com - Dugaan kebocoran data kembali mengguncang sektor perbankan digital Indonesia. Kali ini, layanan mobile banking milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi sorotan setelah muncul klaim penjualan data yang disebut terkait dengan BCA Mobile di forum dark web.

Informasi tersebut pertama kali ramai diperbincangkan setelah akun pemantau ancaman siber di platform X, @DailyDarkWeb, mengunggah temuan mengenai dugaan penjualan dataset yang diklaim berasal dari layanan perbankan digital BCA.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pelaku mengklaim memiliki sekitar 890 ribu akses mobile banking dan 4,9 juta database records yang disebut berkaitan dengan nasabah perbankan Indonesia. Postingan tersebut juga menampilkan logo Bank BCA sebagai bagian dari unggahan.

“Aktor ancaman sedang mengiklankan dataset yang diduga akses dan database BCA Mobile Bank yang menargetkan pelanggan perbankan Indonesia,” tulis akun tersebut pada Kamis (21/5/2026).

Klaim tersebut langsung memicu kekhawatiran publik lantaran data yang disebut diperjualbelikan diduga mencakup informasi pribadi pengguna layanan perbankan, termasuk sejumlah field internal yang diklaim berkaitan dengan akun pelanggan.

Menanggapi isu yang beredar, EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, memastikan bahwa pihak perusahaan telah melakukan investigasi internal secara menyeluruh.

BCA menegaskan tidak menemukan adanya kebocoran data yang berasal dari sistem perseroan.

“Kami telah melakukan investigasi menyeluruh dan memastikan tidak ada kebocoran data dari sistem BCA,” ujar Hera dalam keterangannya.

Ia juga menambahkan bahwa BCA terus memperkuat sistem perlindungan data nasabah melalui penerapan keamanan berlapis dan berbagai langkah mitigasi risiko guna menjaga keamanan transaksi digital.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore