Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 05.41 WIB

Warga Negara Australia Luke Thomas Dipercaya Pimpin DSI, Pengelola Ekspor Komoditas Strategis

CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan Luke Thomas Mahony dipercaya untuk memimpin PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan Luke Thomas Mahony dipercaya untuk memimpin PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, memastikan Luke Thomas Mahony dipercaya untuk memimpin PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), perusahaan baru yang dibentuk pemerintah guna mengelola ekspor sejumlah komoditas strategis. Rosan yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi itu menyebut nama Luke Thomas Mahony telah dipastikan sebagai Direktur Utama PT DSI.

"Untuk saat ini Luke Thomas,” ujar Rosan usai menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, (21/5).

Luke Thomas Mahony diketahui merupakan warga negara Australia yang sebelumnya pernah menduduki posisi Direktur di PT Vale Indonesia. Meski demikian, Rosan belum mengungkap waktu pengumuman resmi susunan lengkap direksi PT DSI.

Menurut dia, proses pembentukan tim manajemen masih terus dimatangkan sebelum diumumkan kepada publik. "Bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas gitu, seperti kita bentuk Danantara dulu," katanya.

Mengenai pembentukan PT DSI, Rosan menjelaskan pihaknya tengah menjaring berbagai masukan dari kalangan pelaku usaha dan asosiasi industri, termasuk sektor kelapa sawit, batu bara, hingga ferro alloy.

"Tadi meeting, nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, Kadin, Apindo, asosiasi sawit, APBI, batu bara semua. Kita juga sekaligus sosialisasi, jadi kita mulai jam 4 sore," tutur Rosan, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto saat Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5), mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA).

Melalui aturan tersebut, pemerintah menetapkan badan usaha milik negara (BUMN) sebagai eksportir tunggal untuk komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloy.

"Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloy), kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal," ujar Presiden Prabowo.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore