
Jumpa pers Goto umumkan bakal terapkan arahan Presiden soal Komisi Ojol 8 Persen. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Goto) mengklaim bahwa pihaknya mendukung penuhbterhadap kebijakan pemerintah terkait penyesuaian komisi ojek online. Dalam skema baru yang diarahkan pemerintah, mitra pengemudi akan menerima 92 persen pendapatan perjalanan GoRide, sementara perusahaan hanya mengambil komisi sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Kebijakan tersebut diumumkan Gojek dalam konferensi pers di Kantor Pusat GoTo, Jakarta, Selasa (19/5). Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi online di Indonesia.
Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan kebijakan ini menjadi bentuk nyata semangat kebangkitan nasional di era digital.
“Kebijakan ini merupakan cerminan nyata dari semangat Hari Kebangkitan Nasional di era digital. Seperti yang telah kami sampaikan dalam berbagai momentum sebelumnya, termasuk pada pengumuman program dukungan kesejahteraan Bakti GoTo untuk Negeri, serta peluncuran 7 Inisiatif Apresiasi Mitra terbaru, kesejahteraan mitra driver akan selalu menjadi prioritas utama bagi Perusahaan,” ujar Hans.
Dalam pengumannya, GoTo juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI atas dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja transportasi online.
Komisi GoRide Turun Jadi 8 Persen
Baca Juga: Daftar Sementara Pemain Irak untuk Piala Dunia 2026 Dirilis, Ada Bek Persib Bandung Frans Putros
Sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah, Gojek memastikan akan menyesuaikan skema bagi hasil layanan roda dua atau GoRide. Dengan aturan baru ini, pendapatan yang diterima perusahaan dari layanan transportasi online roda dua akan berkurang signifikan.
Meski demikian, GoTo menilai langkah tersebut sebagai investasi jangka panjang demi menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Gojek juga menegaskan akan menjaga keseimbangan antara pendapatan mitra driver dan harga yang dibayar konsumen. Untuk layanan GoRide Reguler, perusahaan berupaya agar tarif yang dibayar pelanggan tidak mengalami perubahan signifikan.
Perusahaan berharap stabilitas harga bisa menjaga jumlah order tetap tinggi sehingga pendapatan total mitra pengemudi tetap terjaga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022