
Anggota Satgas Perumahan sekaligus Pengamat Properti Panangian Simanungkalit/(Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Pasar properti pada tahun ini diproyeksikan akan tetap on the right track sejalan dengan akan adanya lonjakan pada pasar rumah second di Indonesia.
Anggota Satgas Perumahan sekaligus Pengamat Properti Panangian Simanungkalit menilai perkembangan pasar sekunder dapat menjadi katalis baru bagi pertumbuhan industri properti sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki hunian dengan harga yang lebih terjangkau dan legalitas yang lebih pasti.
“Properti saat ini on the track karena ada momentum rumah second ke pasar sekunder. Ini menjadi peluang besar khususnya bagi Gen Z untuk mulai masuk ke pasar properti dengan legalitas yang sudah jelas dan harga yang masih kompetitif,” ujar Panangian di Jakarta, Selasa (19/5).
Menurut Panangian, pasar rumah second memiliki potensi besar untuk tumbuh karena adanya keterbatasan suplai rumah baru dibandingkan dengan peningkatan kebutuhan hunian masyarakat setiap tahun. Ia menilai secondary market dapat menjadi solusi untuk memperluas akses kepemilikan rumah di tengah tingginya backlog perumahan nasional.
Terlebih, rumah second biasanya berada di lokasi premium dengan harga puluhan tahun lalu. “Ibaratnya, kita beli tanahnya saja sudah untung,” kata Panangian.
Baca Juga:Kuasai Pangsa Pasar KPR Subsidi Syariah di Indonesia, Bank BSN Mendapat Apresiasi Menteri PKP
Dalam waktu dekat, lanjut Panangian, akan terdapat pelepasan puluhan ribu aset rumah second melalui mekanisme lelang yang diperkirakan menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Properti yang dipasarkan terdiri dari berbagai segmen mulai dari rumah subsidi, rumah komersial, apartemen hingga kavling dengan rentang harga variatif. “Pasar rumah second ini menarik karena sebagian besar aset sudah berada di kawasan yang hidup, infrastrukturnya terbentuk, dan harga tanah terus meningkat. Dari sisi investasi maupun hunian, potensinya masih sangat besar,” katanya.
Ia menambahkan, rumah-rumah yang akan dipasarkan juga telah melalui pengecekan legalitas sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait aspek administrasi maupun status kepemilikannya. Selain itu, akan ada juga skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus yang dirancang bagi masyarakat yang mau menyicil rumah second.
Panangian optimistis penguatan pasar sekunder akan memberikan dampak positif bagi industri perumahan nasional secara keseluruhan, termasuk meningkatkan likuiditas pasar properti dan memperluas pilihan hunian bagi masyarakat.
“Selama ini masyarakat terlalu fokus pada rumah baru, padahal rumah second juga memiliki value yang tinggi. Dengan edukasi yang tepat, pasar sekunder bisa menjadi salah satu motor baru pertumbuhan sektor properti nasional,” tutur Panangian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022