
Ilustrasi Cardano (ADA). (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Saat banyak investor ritel memilih keluar dari Cardano karena tekanan harga yang belum mereda, kelompok whale justru bergerak sebaliknya. Data on-chain terbaru menunjukkan pemilik besar ADA terus menambah kepemilikan mereka, bahkan saat altcoin ini masih terpuruk jauh dari level tertingginya. Fenomena ini biasanya menjadi sinyal yang dicermati trader kripto karena sering menandakan perubahan struktur supply di market.
Dikutip dari BeInCrypto, Sabtu (16/5), firma analitik on-chain Santiment mencatat wallet yang memegang minimal 1 juta ADA kini menguasai total 25,09 miliar token. Ini menjadi level tertinggi sepanjang sejarah untuk kelompok whale dan shark Cardano.
Jumlah tersebut setara dengan 67,47% dari total circulating supply ADA, sekaligus menjadi konsentrasi kepemilikan terbesar sejak Juli 2020.
“Walaupun aset ini telah kehilangan 71% market cap dalam sembilan bulan terakhir, kelompok ‘millionaire’ sharks dan whales tampaknya nyaman terus menambah kepemilikan saat harga sedang diskon,” tulis Santiment.
Akumulasi ini bukan kejadian sesaat. Sejak awal 2026 saja, kelompok whale sudah menambah sekitar 410 juta ADA ke wallet mereka.
Padahal performa harga Cardano masih negatif. Data BeInCrypto Markets menunjukkan ADA telah turun lebih dari 20% sepanjang 2026, meski sempat mencatat recovery jangka pendek. Saat artikel ini ditulis, ADA diperdagangkan di USD 0,267 atau sekitar Rp 4.672 per token dengan kurs Rp 17.500.
Santiment menyebut pola ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Sejak Desember 2023, wallet besar terus “konsisten menambah lebih banyak supply yang tersedia.”
Sementara itu, investor ritel justru melakukan aksi jual.
Wallet dengan kepemilikan 100 hingga 1.000 ADA melepas 76,22 juta token, atau turun 15,6%. Kelompok dengan 1.000 hingga 10.000 ADA bahkan menjual 320 juta token, turun 14,4%.
Dalam market kripto, ketika retail menjual sementara whale mengakumulasi, supply biasanya berpindah dari weak hands ke strong hands. Ini berarti token semakin banyak dikuasai investor dengan horizon jangka panjang, bukan trader spekulatif harian.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
