
Daftar mobil listrik murah terbaik 2026 di Indonesia dengan harga mulai Rp100 jutaan.
JawaPos.com - Upaya pemerintah mendorong percepatan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia dinilai menghadapi tantangan dari implementasi kebijakan di tingkat daerah. Perbedaan tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) antar wilayah berpotensi menimbulkan ketidaksinkronan antara arah kebijakan nasional dan realisasi di lapangan.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML), Rian Ernest, mengatakan industri pada dasarnya menginginkan kebijakan yang seragam guna mempercepat adopsi kendaraan listrik. Namun, ia juga mengakui adanya konsekuensi dari sistem desentralisasi.
“Memang suka nggak suka memang akan ada daerah ada perbedaan memang secara kebijakan seperti apa. Meskipun tentu dari sisi industri kita berharap inginnya seragam gitu kan ya,” kata Rian di Jakarta, Rabu (6/5).
Menurut Rian, terbitnya aturan dari pemerintah pusat tetap menjadi sinyal positif bagi industri, selama implementasinya sejalan dengan arahan nasional untuk mendorong elektrifikasi kendaraan.
“Tapi ya, peraturan Mendagri sudah terbit. Yang kami tangkap dari sisi industri adalah yes, ini harus konsisten dengan arahan Pak Presiden untuk mendorong EV gitu kan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Program Transformasi Sistem Energi Institute for Essential Services Reform (IESR), Deon Arinaldo, menilai perbedaan kebijakan antar daerah tidak hanya berdampak pada penerimaan pajak, tetapi juga berimplikasi lebih luas terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik secara nasional.
“Jadi ini implikasinya emang gak hanya di daerah, tapi ujung-ujungnya total integrasi di kendaraan listrik itu sendiri juga,” kata Deon.
Ia mencontohkan perbedaan tarif PKB antar wilayah dapat memengaruhi perilaku konsumen dalam membeli kendaraan listrik. Dalam skenario tertentu, masyarakat berpotensi memilih membeli kendaraan di daerah dengan insentif lebih besar.
Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan ketimpangan dalam pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
