Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 April 2026 | 22.31 WIB

Dari Tambang ke Perikanan, Inisiatif NHM Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa Soahukum

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Yayasan NHM Peduli membangun infrastruktur Sadakah Farm, sebuah pusat budidaya ikan air tawar yang berlokasi di Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat/(Istimewa). - Image

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Yayasan NHM Peduli membangun infrastruktur Sadakah Farm, sebuah pusat budidaya ikan air tawar yang berlokasi di Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat/(Istimewa).

JawaPos.com - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Yayasan NHM Peduli membangun infrastruktur Sadakah Farm, sebuah pusat budidaya ikan air tawar yang berlokasi di Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memaksimalkan potensi lokal di berbagai daerah, khususnya penguatan ekonomi desa.

Fasilitas infrastruktur Sadakah Farm ini diresmikan pada 7 April 2026 oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Halmahera Utara. Tak hanya berfungsi sebagai sarana produksi, fasilitas ini juga dirancang menjadi pusat pembelajaran dan konsultasi bagi masyarakat sekitar.

Kehadirannya diharapkan dapat mempercepat transfer pengetahuan sekaligus mendorong pengembangan sektor perikanan, tidak hanya di Desa Soahukum tetapi juga di wilayah lain yang memiliki potensi serupa.

Camat Kao Barat, Efroni Tos Hendrik, mengapresiasi inisiatif tersebut yang dinilai sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan program.

"Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Mari kita jaga dan kembangkan bersama agar manfaatnya semakin luas," ujarnya.

Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan Malaka, menyebut program ini sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

"Budidaya ikan nila ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran berbasis teknologi bioflok, sehingga masyarakat dapat mengoptimalkan potensi yang mereka miliki," jelasnya.

Ia menambahkan, pengelolaan fasilitas tersebut akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Soahukum sebagai strategi untuk memastikan keberlanjutan program. Skema ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian desa, memperluas pendapatan masyarakat, serta memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Halmahera Utara, Victor O. Mangimbulude, turut mengapresiasi kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, fasilitas ini menjadi bukti bahwa sektor perikanan daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara serius.

"Ini bisa menjadi pusat pembelajaran semacam sekolah lapangan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat peran desa dalam pengembangan sektor perikanan," ungkapnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore