
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira. (Dok. Agas Putra Hartanto/Jawa Pos).
JawaPos.com – Skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih berpotensi memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika koperasi tidak mampu memenuhi kewajibannya.
Kekhawatiran ini muncul karena cicilan pembiayaan koperasi dibayarkan melalui dana negara, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2026.
Dalam aturan tersebut, pembayaran angsuran dilakukan melalui Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Desa, yang seluruhnya merupakan bagian dari APBN.
Dengan skema ini, kewajiban pembayaran kredit dari perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) secara efektif ditanggung oleh keuangan negara, bukan oleh koperasi atau pihak debitur secara langsung.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai model tersebut memiliki risiko tinggi terhadap stabilitas fiskal.
“Risiko ke APBN akan menambah lebar defisit apabila terjadi gagal bayar kopdes,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (6/4).
Menurutnya, skema ini juga berpotensi menimbulkan risiko sistemik yang lebih luas, tidak hanya pada fiskal negara tetapi juga pada sektor keuangan.
“Kalau model bisnis yang penuh risiko dibebankan ke dana publik maka ini akan ada risiko sistemik, ke APBN dan ke jasa keuangan, paling dikhawatirkan risiko sistemiknya gabungan fiskal moneter,” tambahnya.
Dalam simulasi yang dilakukan Celios, dana yang benar-benar tersedia untuk operasional koperasi dinilai sangat terbatas.
Bhima menyebut, setelah dikurangi kebutuhan pembangunan fisik, pengadaan kendaraan, serta kewajiban pembiayaan, sisa dana yang dapat digunakan hanya sekitar Rp 380 juta per tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022