
RUPST dan RUPSLB WOM Finance pada Senin (30/3). (Istimewa)
JawaPos.com–Industri pembiayaan (multifinance) menghadapi tekanan sepanjang 2025. Mulai dari daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih hingga kenaikan biaya dana yang menekan margin menjadi tantangan berat pada industri tersebut.
Situasi tersebut tak ayal membuat perusahaan pembiayaan harus lebih berhati-hati dalam ekspansi sekaligus menjaga kualitas kredit. Salah strategi sedikit, risikonya berbahaya.
Di tengah kondisi tersebut, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mengklaim mencatat kinerja yang tetap tumbuh, sebagaimana terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (30/3).
Perusahaan melaporkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp 5,94 triliun atau naik 9,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset meningkat menjadi Rp 7,37 triliun, tumbuh 6,08 persen secara tahunan, sementara ekuitas naik 4,81 persen menjadi Rp 1,98 triliun.
Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan, capaian ini menunjukkan perusahaan masih mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kehati-hatian.
”Pencapaian ini menunjukkan pengelolaan risiko yang prudent serta penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten di tengah dinamika dan persaingan ketat di industri pembiayaan,” ujar Cincin Lisa Hadi melalui keterangannya.
Dari sisi profitabilitas, lanjut dia, WOM Finance menyebut berhasil membukukan laba bersih Rp 142,55 miliar dengan ROA 2,41 persen dan ROE 7,45 persen. Kualitas pembiayaan juga relatif terjaga dengan rasio NPF gross 2,17 persen dan net 0,95 persen.
Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar turut menyoroti dukungan pemangku kepentingan terhadap kinerja perusahaan. Dia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan sepanjang tahun lalu.
”Kami berterima kasih atas kepercayaan seluruh stakeholder, sehingga perseroan dapat mempertahankan kinerja yang solid di tengah tantangan ekonomi,” kata Djaja.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
