
Tampak depan Koperasi Kelurahan Merah Putih Brondong, Lamongan. (Dok. Radar Lamongan)
JawaPos.com – Revisi outlook sejumlah bank Badan Usaha Milik Negara (Himbara) menjadi negatif oleh lembaga pemeringkat internasional, Fitch Rating, mendapat sorotan dari kalangan ekonom.
Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal menyebut langkah Fitch itu sejalan dengan pandangan lembaga pemeringkat global lainnya.
"Outlook dari Fitch ini kan sejalan sebetulnya dengan outlook negatif yang diberikan oleh Moody's dan juga catatan yang diberikan oleh MSCI yang kaitannya dengan pasar modal kita," ujarnya kepada Jawapos.com, Kamis (26/3).
Menurut Faisal, ada sejumlah faktor utama yang menjadi perhatian, terutama terkait tata kelola fiskal dan arah kebijakan pemerintah. Selain itu, kemampuan koordinasi kebijakan juga menjadi catatan penting bagi investor global. "Tapi terutama di sini adalah tata kelola fiskal," ujar Faisal.
Lebih lanjut Faisal menilai, keterlibatan bank Himbara dalam berbagai program prioritas pemerintah turut memengaruhi persepsi risiko tersebut. Salah satunya adalah program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang membutuhkan dukungan pembiayaan dari perbankan pelat merah.
Ia menekankan bahwa kejelasan desain program menjadi kunci utama agar tidak menimbulkan tekanan terhadap kinerja keuangan bank-bank tersebut.
"Ya, jadi artinya kalau kemudian kejelasan desain ya daripada program-program prioritas ini, hal itu menjadi kunci untuk bisa memastikan kesuksesan daripada program tersebut, termasuk juga dalam yang berkaitan tentu saja kalau kesuksesannya itu dengan cash flow dan kemampuan kinerja keuangan daripada Himbara ya yang membiayai, ikut membiayai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," tuturnya.
Faisal menegaskan, berbagai catatan dari lembaga pemeringkat tersebut saling berkaitan dan mengarah pada isu yang sama, yakni stabilitas ekonomi secara keseluruhan.
Baca Juga:Bunga 6 Persen Koperasi Merah Putih Berpotensi Ancam BPR, CELIOS: Likuiditas Bisa Tersedot
"Nah jadi itu menurut saya semuanya sejalan ya, jadi catatan-catatan kaitannya dengan dengan tata kelola fiskal dan berhubungan juga dengan stabilitas makroekonomi," pungkasnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
