
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com-Skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai terkuak. Pengajuan kredit senilai Rp 3 miliar per koperasi ternyata bukan berasal dari pemerintah desa, melainkan langsung diajukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pelaksana, yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Direktur Utama Agrinas Pangan Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya telah mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk satu unit koperasi. Dengan target 80.000 unit koperasi, total kebutuhan pembiayaan mencapai Rp 240 triliun.
“Sudah budget kita ajukan dari awal. Untuk satu koperasi itu, untuk sarana-prasarana dan fisik gerainya Rp 3 miliar semuanya. Jadi kita mengajukan anggarannya,” ujar Joao Angelo saat ditemui di kantornya, Senin (16/3).
Ia menegaskan, kebutuhan anggaran tersebut telah diajukan kepada Kementerian Koperasi Republik Indonesia yang berperan sebagai koordinator pelaksana dalam Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
“Agrinas mengajukan kepada Kementerian Koperasi untuk pembiayaan ini, kita memerlukan Rp 3 miliar per titik. Sabang sama Merauke sama,” lanjutnya.
Dari pengajuan pembiayaan ke bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Agrinas Pangan baru memperoleh komitmen sebesar Rp 175 triliun atau sekitar 72,9 persen dari total kebutuhan Rp 240 triliun.
Rinciannya, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, dan Bank Rakyat Indonesia masing-masing mengalokasikan Rp 55 triliun. Sementara itu, Bank Syariah Indonesia menyediakan Rp 10 triliun.
Meski demikian, Joao tidak merinci berapa besar dana yang sudah terserap hingga pertengahan Maret 2026. Ia hanya memastikan bahwa seluruh pembiayaan tersebut tidak langsung diberikan kepada koperasi desa, melainkan diterima oleh Agrinas Pangan.
Hal ini karena Agrinas Pangan mendapat mandat untuk membangun dan menyiapkan sarana-prasarana koperasi, sebelum nantinya dimanfaatkan oleh masyarakat desa.
“Kan kopdesnya tidak dikasih langsung pembiayaan dari Himbara. Kita yang membangun, kita yang menyiapkan semua. Mereka nanti tinggal menikmatinya,” jelasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
