Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Maret 2026 | 04.00 WIB

Mudik Lebaran Picu Kekhawatiran Finansial Keluarga, Perlindungan Jiwa Jadi Bagian Perencanaan Ekonomi

Hilir mudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya yang mulai dipadati penumpang, Minggu (15/3). (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Hilir mudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya yang mulai dipadati penumpang, Minggu (15/3). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com–Lonjakan mobilitas masyarakat saat musim mudik Lebaran tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga memengaruhi cara keluarga mengatur perencanaan keuangan. Tahun ini, Kementerian Perhubungan memprediksi sekitar 143,91 juta masyarakat Indonesia akan melakukan perjalanan selama periode Idul Fitri 2026.

Pergerakan manusia dalam skala besar tersebut membuat banyak keluarga harus mempersiapkan berbagai kebutuhan. Mulai dari biaya perjalanan, kesehatan selama perjalanan, hingga perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi.

Selain biaya mudik yang cenderung meningkat setiap tahun, sejumlah keluarga juga mulai mempertimbangkan aspek perlindungan finansial sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang. Risiko perjalanan yang lebih tinggi selama periode mudik menjadi salah satu faktor yang mendorong kesadaran masyarakat untuk menata kembali strategi keuangan keluarga.

Survei yang dilakukan FWD Group menunjukkan lebih dari 70 persen responden kelas menengah di Asia mengaku mengalami kecemasan terkait kesejahteraan finansial. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat masyarakat dalam melakukan perencanaan keuangan jangka panjang secara lebih matang.

Chief of Agency PT FWD Insurance Indonesia Ang Tiam Kit mengatakan, momentum Ramadhan sering dimanfaatkan banyak keluarga untuk melakukan refleksi. Termasuk dalam hal kesiapan finansial.

Menurut dia, meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri membuat kebutuhan terhadap perlindungan finansial semakin relevan.

”Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat berarti bagi keluarga Indonesia. Di tengah meningkatnya mobilitas dan berbagai persiapan menyambut hari raya, perlindungan jiwa menjadi bagian penting dalam perencanaan keluarga,” kata Ang dalam keterangan tertulis, Senin (16/3).

Dia menilai perlindungan finansial dapat menjadi salah satu instrumen yang membantu keluarga mengantisipasi risiko tak terduga, terutama saat aktivitas perjalanan meningkat.

Sejalan dengan kebutuhan tersebut, FWD Insurance melalui unit usaha syariah menghadirkan produk perlindungan jiwa berbasis syariah yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam perencanaan finansial keluarga.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore