
Ilustrasi industri asuransi. (Yoh)
JawaPos.com–Industri asuransi umum nasional mulai menunjukkan ketahanan di tengah tekanan ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, dan ketidakpastian suku bunga. Meski laju pertumbuhan belum agresif, sejumlah pelaku usaha mampu mencatatkan kinerja di atas rata-rata industri hingga akhir kuartal III/2025.
Data industri menunjukkan pertumbuhan premi asuransi umum berada di kisaran 3,4 persen secara tahunan. Namun, beberapa emiten berhasil melampaui capaian tersebut, terutama yang memiliki eksposur kuat di sektor energi, maritim, dan penerbangan, segmen yang sangat dipengaruhi aktivitas perdagangan global dan pergerakan komoditas.
Salah satu yang mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata adalah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU). Hingga triwulan III/2025, perseroan membukukan pertumbuhan premi 5,6 persen secara tahunan dengan hasil jasa asuransi mencapai Rp 682,6 miliar.
Di sisi investasi, perusahaan mencatatkan hasil investasi sebesar Rp 509 miliar, naik 21 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini mencerminkan strategi pengelolaan portofolio yang lebih selektif dan berhati-hati di tengah fluktuasi pasar.
Secara struktur bisnis, TUGU masih kuat di lini marine hull dan aviation berdasar Gross Written Premium (GWP). Dominasi di dua segmen tersebut menempatkan perseroan pada posisi strategis, mengingat sektor transportasi dan energi tetap menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi dan perdagangan.
Corporate Secretary Tugu Insurance Dudi Subekti mengatakan, perusahaan akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan penguatan fundamental.
”Perseroan akan terus memprioritaskan pertumbuhan yang berimbang dan penciptaan nilai jangka panjang,” ujar Dudi Subekti melalui keterangannya.
Di tengah tuntutan penguatan permodalan, manajemen risiko, serta percepatan digitalisasi industri asuransi, konsistensi pertumbuhan premi dan stabilitas hasil investasi menjadi indikator penting bagi investor dalam membaca prospek sektor keuangan non-bank pada 2026.
Emiten asuransi yang terafiliasi dengan PT Pertamina (Persero) ini juga masuk dalam daftar Best Stock Awards 2026 untuk sektor keuangan kategori kapitalisasi menengah (mid cap). Penghargaan tersebut diberikan Investortrust bersama perusahaan riset Infovesta, berdasarkan evaluasi terhadap konsistensi kinerja emiten, kekuatan fundamental dan teknikal saham, serta daya tahan di tengah tekanan ekonomi global.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
