
Perusahaan Nasional Madani mengapresiasi 101 nasabah PNM Mekaar dari Sabang hingga Merauke untuk melaksaakan ibadah umroh. Sebelumnya PNM juga tekal memberangkatkan 202 nasabah PNM Mekaar. (Istimewa).
JawaPos.com – Komitmen berdayakan dan menghargai setiap proses perjalanan hidup nasabah terus diwujudkan melalui berbagai bentuk apresiasi yang paling bermakna bagi PNM yang secara total telah melayani 22,9 juta ibu-ibu prasejahtera di Indonesia. Salah satunya melalui program reward umroh ke Tanah Suci, sebagai penanda atas usaha yang terus diperjuangkan dengan kesabaran dan kepercayaan, melalui dedikasi yang dibangun bertahun-tahun.
Pada kloter ini, 101 nasabah PNM Mekaar diberangkatkan dari Sabang hingga Merauke, membawa cerita hidup masing-masing, tentang jatuh bangun, doa yang dipanjatkan dalam hening, dan harapan yang terus dijaga hingga hari ini.
Apresiasi ini tidak hadir sebagai peristiwa sesaat, melainkan bagian dari perjalanan proses pemberdayaan. Selain nasabah, insan di dalamnya, yakni para karyawan juga turut mendapatkan ruang penghargaan atas peran dan pengabdian yang dijalani.
Sebelumnya, pada batch pertama, sebanyak 212 ibu-ibu pengusaha ultra mikro telah lebih dulu diberangkatkan ke Tanah Suci. Sebuah langkah yang menegaskan bahwa apresiasi dimaknai sebagai penghormatan atas proses yang dijaga bersama, bukan sekadar hasil akhir.
Rasa syukur itu salah satunya datang dari Ibu Siti Jumaidah, nasabah PNM Mekaar asal Lamongan. Perjalanan hidupnya yang dimulai dari bekerja serabutan, kini berbuah kebahagiaan dalam mengasuh anak dan menjalani hari dengan lebih optimistik sejak memiliki usaha sendiri.
“Terima kasih banyak PNM sudah menemani kisah hidup saya dari 0, dari mulai saya kerja apa saja, hingga saya bisa momong anak, saya sekarang bahagia sekali. Saya selalu doakan yang terbaik untuk PNM agar banyak menolong orang seperti saya,” tuturnya.
Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, turut menitipkan pesan hangat kepada para nasabah yang berangkat. Ia menyampaikan harapan agar perjalanan ibadah ini menjadi ruang syukur dan kekuatan baru. “Kami menitipkan doa dari Tanah Suci, agar langkah PNM senantiasa dijaga, diberi kelapangan, dan mampu terus menemani lebih banyak perjuangan hidup para nasabah di berbagai penjuru negeri,” ungkapnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
