
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menawarkan peta jalan Ekonomi Baru (the New Economy) bagi masa depan ekonomi Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com – Dalam semangat transformasi nasional yang digariskan Presiden Prabowo Subianto, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menawarkan peta jalan Ekonomi Baru (the New Economy) bagi masa depan ekonomi Indonesia.
Dalam forum Yudhoyono Dialogue Forum bertajuk “The New Economy, New Road to Prosperity” di Museum dan Galeri SBY–ANI, Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2), AHY, yang juga Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya sekadar angka statistik.
"Indonesia harus maju, bukan sekadar tumbuh. Pertumbuhan harus bertransformasi menjadi kemakmuran yang adil dan bisa dirasakan langsung di kantong serta meja makan rakyat," ujar AHY dihadapan puluhan tokoh pemerintahan, akademisi, dan pelaku usaha.
Bagi generasi muda yang menghadapi disrupsi teknologi dan ketatnya persaingan global, AHY menguraikan lima pilar "Ekonomi Baru" yang konkret dan relevan:
Infrastruktur Dasar & Keadilan: Bukan sekadar aspal dan semen, tapi sarana keadilan sosial untuk menurunkan biaya logistik agar harga kebutuhan pokok merata hingga ke pelosok.
Perumahan Layak: Fokus pada hunian terjangkau sebagai fondasi martabat, produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.
Konektivitas Fisik & Digital: untuk memperkuat persatuan nasional, dan memastikan UMKM serta masyarakat di daerah memiliki akses transportasi dan internet yang setara.
Investasi Manusia: Prioritas pada kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai modal utama bersaing di level dunia.
Akselerasi Teknologi & AI: Memanfaatkan kecerdasan buatan untuk pelayanan publik yang lebih cepat dan transparan, dengan tetap berlandaskan etik, regulasi yang adaptif serta penguatan talenta digital.
AHY mengingatkan bahwa tantangan ke depan, mulai dari krisis iklim hingga dinamika geopolitik, memerlukan kebijakan yang jitu, bukan sekadar jargon.
"Kemakmuran adalah pengalaman hidup yang lebih baik bagi nelayan, buruh, hingga content creator muda,” pungkasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
