
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung meninjau langsung perkembangan RDMP Balikpapan, pada Selasa (17/11). (Dok. Pertamina)
JawaPos.com-Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung menyebut sektor hulu minyak dan gas bumi sebagai penopang utama ketahanan energi Indonesia. Hal ini masih menjadi fondasi penting di tengah percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih.
Karena itu, pemerintah menekankan perlunya percepatan reformasi perizinan, optimalisasi lapangan eksisting, pembukaan wilayah kerja baru, hingga reaktivasi sumur tua yang masih bernilai ekonomis.
Yuliot menyoroti produksi migas nasional yang terus merosot dalam satu dekade terakhir. Sementara itu, kebutuhan dalam negeri mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sehingga impor masih tinggi.
“Ini tantangan bagi ketahanan energi dan pertumbuhan industri. Selain memperkuat suplai migas, pemerintah juga mempercepat pemanfaatan energi alternatif,” ujar Yuliot Tanjung dalam pembukaan Rapat Koordinasi Dukungan Bisnis (Rakor Dukbis) SKK Migas 2025, Rabu (3/12).
Sejalan dengan itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa percepatan perizinan serta penguatan rantai suplai menjadi fokus utama Rakor Dukbis tahun ini. Forum yang berlangsung 3–5 Desember tersebut melibatkan kementerian teknis, KKKS, dan pemangku kepentingan industri hulu migas.
SKK Migas bersama KKKS kini tengah menyusun Grand Design Dukungan Bisnis 2026. Itu mencakup agenda peningkatan produksi, efisiensi biaya, perbaikan tata kelola rantai suplai, pengembangan masyarakat, hingga keberlanjutan operasi.
Djoko menegaskan bahwa birokrasi perizinan masih menjadi kendala terbesar.
“Mulai dari izin lingkungan, pertanahan, kawasan hutan, hingga kepabeanan, semua masih memanjang dan lintas sektor. Keterlambatan administrasi bisa menggeser jadwal pengeboran dan waktu onstream proyek strategis,” ungkap Djoko.
Untuk menjawab tantangan pengadaan, SKK Migas mengoptimalkan sistem Centralized Integrated Vendor Database (CIVD) yang memusatkan data kualifikasi penyedia barang dan jasa di seluruh KKKS.
Melalui platform ini, proses pengadaan menjadi lebih efisien dan transparan. Sekaligus membuka ruang lebih besar bagi perusahaan nasional dan UMKM untuk masuk ke rantai pasok industri hulu migas sesuai target peningkatan kapasitas nasional.
Djoko juga menyebut SKK Migas bersama kementerian teknis terus mencari terobosan menghadapi hambatan utama seperti tumpang tindih regulasi, lambannya persetujuan lingkungan, persoalan pertanahan, dan ketidakpastian pengelolaan kawasan. Rakor ini diharapkan melahirkan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian berbagai isu tersebut.
Adapun Rakor Dukbis 2025 memuat empat agenda utama yang dibahas melalui empat panel diskusi.
1. Harmonisasi Kebijakan Perizinan
Panel pertama mengulas implementasi regulasi baru seperti PP 28/2025, Permen ATR/BPN No. 1/2024, dan Kepmen LH 1637/2025. Tumpang tindih aturan, lambannya persetujuan lingkungan, serta ketidakpastian kawasan hutan dinilai masih menghambat proyek strategis seperti Geng North–ENI, Tangkulo–Mubadala, dan Abadi LNG–INPEX.
2. Tantangan Rantai Suplai
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022