
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (20/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam waktu satu tahun ke depan. Hal ini seiring dengan citra lembaga tersebut yang buruk di mata publik hingga pimpinan tertinggi.
Komitmen ini disampaikan Purbaya karena keberadaan Bea Cukai kini sangat terancam karena berpotensi dibekukan seperti halnya pernah terjadi pada masa Orde Baru. Pada saat itu, Bea Cukai digantikan oleh Societe Generale de Surveilance (SGS) yang merupakan perusahaan swasta asal Swiss.
"Saya sudah minta waktu ke Presiden satu tahun untuk nggak diganggu dulu. Saya biarkan, biarkan saya beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai, karena ancamannya serius," kata Purbaya kepada awak media usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (27/11).
"Kalau kita, Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih nggak puas, Bea Cukai bisa dibekukan, diganti dengan SGS seperti zaman dulu lagi," tambahnya.
Dia menyampaikan saat ini para pegawai Bea Cukai sudah tahu betul soal ancaman yang akan diperoleh jika tak bisa diajak untuk memperbaiki citra lembaga. Selain karena akan digantikan seperti halnya SGS, itu artinya kata dia akan ada sebanyak 16 ribu pegawai yang siap-siap dirumahkan.
"Jadi, sekarang orang-orang Bea Cukai mengerti betul ancaman yang mereka hadapi," ujar Purbaya.
"Karena gini saya bilang, kalau kita gagal memperbaiki, nanti 16.000 orang pegawai Bea Cukai dirumahkan. Orang Bea Cukai pintar-pintar dan siap untuk mengubah keadaan," imbuh Purbaya.
Di sisi lain, Purbaya menyampaikan bahwa saat ini Bea Cukai sudah mulai memperluas penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai stasiun Bea Cukai. Selain karena untuk memperkuat akurasi data dan pengawasan, tetapi kehadiran teknologi itu mampu mempercepat pendeteksian praktik under-invoicing.
"Kita sudah mulai terapkan AI-AI di stasiun-stasiun Bea Cukai, jadi nanti under invoicing akan cepat terdeteksi sambil kita perbaiki yang lain. Jadi sekarang cukup baik kemajuannya, saya pikir tahun depan sudah aman, artinya Bea Cukai akan bisa bekerja dengan baik dan profesional," tutupnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
