
Sinergi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan investor menjadi faktor penting yang memungkinkan pelaku UMKM mengakses modal, pendampingan, dan jejaring industri secara bersamaan. (Istimewa)
JawaPos.com-Industri fashion lokal di Indonesia terus menunjukkan geliat positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasar data Kementerian Perindustrian, sektor industri tekstil dan pakaian jadi tumbuh sebesar 2,64 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan I 2024, menunjukkan bahwa subsektor ini tetap menjadi salah satu pendorong utama ekonomi kreatif nasional.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk buatan dalam negeri, pelaku usaha fashion pun berlomba-lomba memperkuat strategi bisnisnya agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global. Proses pembinaan dan pendampingan bagi wirausaha muda menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha.
Melalui pelatihan yang terarah, para pemilik brand lokal dapat memahami strategi pengelolaan bisnis yang lebih matang, mulai dari manajemen keuangan hingga strategi pemasaran. Langkah-langkah semacam ini terbukti mampu mempercepat pertumbuhan usaha sekaligus membuka peluang investasi yang lebih besar.
Kebutuhan akan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM inilah yang kemudian mendorong munculnya berbagai program akselerasi bisnis di tanah air. Sinergi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan investor menjadi faktor penting yang memungkinkan pelaku UMKM untuk mengakses modal, pendampingan, dan jejaring industri secara bersamaan.
Salah satu contoh nyata dari upaya tersebut terlihat pada keberhasilan tiga brand fashion lokal yang baru saja menyelesaikan proses akselerasi selama enam bulan. Melalui program pelatihan dan mentoring intensif, ketiganya berhasil menunjukkan pertumbuhan signifikan hingga menarik perhatian investor. Mereka mampu mengamankan pendanaan hingga Rp 2 miliar untuk memperluas ekspansi usaha di masa depan.
Program ini difasilitasi Hallmar Ventures melalui Business Acceleration Program di bawah naungan Hallmar Business School dan didukung Ortuseight. ”Hallmar Ventures hadir dari kebutuhan dasar para entrepreneur untuk mendapatkan dukungan modal usaha dan mentor bisnis untuk mengembangkan usahanya,” ujar Dr. Michael Adiwijaya, Managing Director Hallmar Ventures.
Menurut Dr. Michael Adiwijaya, Hallmar Ventures juga berencana memperluas dukungannya ke sektor lain. ”Rencananya, akhir tahun ini, mungkin sekitar November, Hallmar Ventures akan membuka kesempatan pendanaan untuk bisnis FMCG di bidang Food and Beverages. Nanti ditunggu saja infonya melalui channel official kami,” ungkap Micheal Adiwijaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022