
Ilustrasi gaji pensiunan PNS. PT Taspen menyebut rapel gaji untuk pensiunan PNS bBelum ada keputusan dari pemerintah. (Pexels)
JawaPos.com - PT Taspen (Persero) mengimbau seluruh peserta yang terdaftar untuk selalu waspada terhadap berbagai modus baru penipuan yang menggunakan nama dan atribut resmi perusahaan. Hal ini lantaran maraknya peredaran isu kenaikan gaji pensiunan PNS dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, terdapat pula beberapa modus penipuan berbasis daring yang diantaranya permintaan data pribadi, janji kenaikan tunjangan pensiun, pengembalian dana, hingga penyebaran surat tugas palsu yang sangat mirip dengan dokumen resmi.
Corporate Secretary Taspen, Henra menegaskan pihaknya memahami bahwa peserta, terutama pensiunan, rentan menjadi target utama para pelaku penipuan digital.
“Taspen secara konsisten memperkuat sistem keamanan data, mengedukasi peserta mengenai literasi digital, serta bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak-pihak yang merugikan masyarakat,” kata Henra dalam keterangannya kepada JawaPos.com.
Lebih lanjut, Henra menegaskan sejumlah poin yang harus diperhatikan para peserta, diantaranya Taspen tidak meminta data langsung, verifikasi, maupun pembaruan data peserta, terutama bagi peserta yang mendekati masa pensiun.
Kemudian, Taspen tidak memberikan kenaikan gaji atau tunjangan pensiun di luar ketetapan resmi pemerintah. Bahkan, Taspen tidak memberikan pengembalian dana dalam bentuk apa pun.
Sebagai tindak lanjut, peserta diimbau untuk mengabaikan surat tugas atau edaran yang mengatasnamakan Taspen dan tidak diterbitkan secara resmi oleh perusahaan.
Dalam rangka memperkuat langkah pengamanan ini, Taspen juga telah menjalin kerja sama strategis dengan Bareskrim Polri dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi dalam pencegahan dan penindakan terhadap kasus penipuan yang mengatasnamakan Taspen.
Sinergi ini pun diharapkan bisa memperkuat ekosistem layanan yang aman dan menutup celah bagi para pelaku kejahatan digital.
“Keamanan dan kenyamanan peserta adalah prioritas kami. Langkah tegas dalam menghadapi maraknya penipuan digital ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama untuk perluasan perlindungan sosial dan reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif,” ungkap Hera.
“Taspen berperan aktif dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga negara dan memastikan hak peserta terlindungi dari ancaman kejahatan digital,” tutup Henra.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
