Harga emas Antam turun Rp 7.000 menjadi Rp 1.890.000 per gram. (dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Harga emas Antam tercatat turun sebesar Rp 12.000 menjadi Rp 2.278.000 per gram pada perdagangan awal pekan, Senin (3/11). Harga emas Antam ini tercatat turun dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya, pada Sabtu (31/10) yang dibanderol Rp 2.290.000 per gram.
Harga yang turun juga berlaku untuk penjualan kembali atau buyback sebesar Rp 12.000 menjadi Rp 2.143.000 per gram. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan buyback sebelumnya yang dikenakan Rp 2.155.000 per gram.
Dengan begitu, jika masyarakat ingin menjual emas koleksinya akan dikenakan harga senilai Rp 2.143.000 per gram. Bagi pemilik emas batangan yang telah dibeli sejak November tahun 2022, maka harga jual yang diperoleh sangat menguntungkan alias cuan. Pasalnya, harga emas pada 26 November 2022 berada di level Rp 936.000 per gram.
Jika saja memiliki 5 gram dengan harga beli mencapai Rp 4.680.000, apabila dijual saat ini maka akan laku sebesar Rp 10.715.000 (belum termasuk pajak). Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh secara total dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2022 tersebut sebesar Rp 6.035.000.
Di sisi lain, mengutip Reuters, harga emas turun 1 persen terbebani oleh ketidakpastian atas pemotongan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat atau The Fed tahun ini, tetapi logam tersebut tetap siap untuk kenaikan bulanan ketiga berturut-turut.
Harga emas spot turun 0,6 persen menjadi USD 4.001,74 per troy ounce. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 0,5 persen lebih rendah sebesar USD 3.996,5 per troy ounce.
Indeks dolar (.DXY), bertahan di dekat level tertinggi tiga bulan, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland Beth Hammack mengatakan bahwa dia menentang pemotongan suku bunga bank sentral minggu ini, dan menambahkan bahwa Fed perlu mempertahankan beberapa pembatasan untuk menurunkan inflasi.
The Fed telah memangkas suku bunga, tetapi pernyataan hawkish dari Ketua Jerome Powell menunjukkan pasar kini memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 63 persen pada bulan Desember, turun dari lebih dari 90 persen di awal pekan, menurut alat CME FedWatch.
Emas kehilangan daya tariknya ketika suku bunga lebih tinggi, karena menjadi aset yang tidak memberikan imbal hasil. Logam mulia ini telah naik 53 persen tahun ini, mencapai rekor tertinggi USD 4.381,21 pada 20 Oktober.
Sementara itu, berikut rincian harga emas Antam hari ini, Senin (3/11) dari 0,5 gram hingga 1.000 gram di BELM - Setiabudi One, Jakarta Selatan:
Harga emas 0,5 gram: Rp 1.189.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.278.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.506.000
Harga emas 3 gram: Rp 6.741.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.205.000
Harga emas 10 gram: Rp 22.330.000
Harga emas 25 gram: Rp 55.560.000
Harga emas 50 gram: Rp 111.155.000
Harga emas 100 gram: Rp 222.160.000
Harga emas 250 gram: Rp 555.090.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.109.900.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.218.600.000

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
