
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan melakukan pengecekan alias sidak ke sejumlah bank himbara lain.
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan melakukan pengecekan alias sidak ke sejumlah bank himbara lain yang telah menerima dana senilai Rp 200 triliun dari pemerintah.
Hal itu dilakukan, setelah dirinya pada beberapa waktu lalu telah melakukan sidak ke Bank BNI. Meski begitu, Purbaya memastikan bahwa dirinya tak ada urusan terkait dengan cara mereka menggunakan uang yang dikucurkan pemerintah.
"Saya kan waktu beberapa hari yang lalu ke BNI ya. Untuk melihat bagaimana cara mereka menggunakan dana itu. Sebetulnya itu urusan mereka sendiri," kata Purbaya kepada wartawan, dikutip Jumat (3/10).
Namun, ia hanya memastikan bahwa lima bank himbara yang telah menerima dana senilai Rp 200 triliun, meliputi Bank BRI, Bank BTN, Bank BSI, dan Bank Mandiri, tidak menggunakannya untuk membeli dolar.
Pasalnya, kata dia, jika kemudian lima bank himbara justru menginvestasikan uang tersebut ke dollar. Maka, sama dengan pemerintah menghancurkan nilai rupiah.
"Yang saya jaga adalah jangan sampai uangnya dibeli, dipakai untuk membeli dolar. Sehingga saya memberikan uang untuk menghancurkan rupiah. Jadi saya tanya ke mereka, mereka beli dolar apa nggak. Ternyata untungnya nggak," beber Purbaya.
"Tapi nanti saya cek lagi. Saya akan cek lagi Bank himbara yang lain-lain seperti itu. Tapi bagaimana mereka menyalurkannya, itu saya serahkan ke mereka," imbuhnya.
Purbaya menilai bahwa setiap bank himbara yang menerima kucuran dana pemerintah paling besar mencapai Rp 55 triliun, akan menempatkannya pada proyek-proyek menguntungkan.
Sementara pemerintah sendiri, lanjut Purbaya, hanyalah sebagai deposan yang menyimpan uang. Sehingga terkait penggunaannya untuk apa, bukan ranahnya pemerintah yang mengatur, melainkan otomatis menjadi tanggung jawab dan beban setiap bank.
"Karena mereka lebih ahli dalam deteksi dan menghitung proyek-proyek yang menguntungkan atau berprospek baik. Jadi saya nggak bertanggung jawab kepada itu tergantung mereka," ujar Purbaya.
"Saya hanya seperti deposan atau nasabah bank. Nanti bank yang nyalurkan. Jadi saya menggunakan kepandainya mereka untuk menyalurkan uang yang saya punya," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022