
Petugas melakukan pemeriksaan kontainer dari Filipina yang masuk di Tanjung Priok. Kontainer itu menunjukkan kontaminasi radioaktif Cesium-137. (Dokumentasi Bapeten)
JawaPos.com - Lagi-lagi beredar bocornya radioaktif berbahaya Cesium-137. Kali ini ditemukan pada 14 kontainer asal Filipina di Tanjung Priok. Setelah diperiksa, belasan kontainer itu tidak berisi udang beku seperti yang ramai diperbincangkan. Meskipun begitu Badan Pengawas Tenaga Nuklir ( Bapeten) merekomendasikan kontainer itu dikirim balik ke negara asal.
Koordinator Komunikasi Publik Bapeten Abdul Qohhar mengatakan pemeriksaan sudah dilakukan oleh petugas secara menyeluruh. Hasilnya memang dideteksi ada pancaran radioaktif Cesium-137. "Kami ingin menyampaikan bahwa 14 kontainer tersebut bukan berisi udang beku. Melainkan zinc concentrate powder yang memang berasal dari Filipina," jelasnya, Rabu (17/9).
Qohhar menegaskan Bapeten telah merekomendasikan untuk diekspor kembali ke negara asal untuk seluruh kontainer tersebut. Keputusan itu diambil setelah dilakukan pemeriksaan pada 11 September. Bapeten menugaskan Mobile Expert Support Team (MEST) melakukan pemeriksaan tambahan (secondary inspection) ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Pemeriksaan itu dilakukan untuk menindaklanjuti informasi pada 10 September 2025 tentang adanya 9 kontainer (dari total 14) produk impor yang memicu alarm peringatan pada Radiation Portal Monitor (RPM). Peringatan itu keluar karena laju hitungan radiasinya melebihi ambang batas yang ditetapkan.
Selanjutnya tim MEST Bapeten melakukan pengecekan secara langsung terhadap seluruh kontainer yang diduga terkontaminasi zat radioaktif. Setelah dilakukan pemeriksaan, seluruh kontainer tersebut memberikan paparan laju dosis radiasi yang jauh lebih tinggi dari nilai laju dosis latar (sebesar 6-800 kali).
Selanjutnya tim Bapeten melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan peralatan identifikasi radionuklida. Hasilnya menunjukkan keseluruhan paparan radiasi tersebut diakibatkan adanya keberadaan nuklida Cesium 137 di dalam kontainer.
Untuk memastikan nuklida Cesium-137 terdapat di dalam kontainer atau merupakan kontaminasi di dinding luar kontainer, tim MEST Bapeten melakukan tes usap untuk memastikannya. Dari hasil tes usap, menunjukkan bahwa dinding luar kontainer bebas kontaminasi zat radioaktif. Sehingga dapat dipastikan bahwa nuklida Cesium-137 berada di dalam kontainer.
Berdasarkan hasil pemeriksaan itu, Bapeten merekomendasikan untuk mengembalikan seluruh kontainer ke negara asal. Karena terbukti terdapat kontaminasi nuklida Cesium-137 di dalam kontainer. Bea Cukai Tanjung Priok dan pihak importir akan segera memproses pengembalian seluruh kontainer terkontaminasi ke negara asal.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
