
Booth UMKM pada BCA Expo 2025 di ICE BCD, Tangerang, Banten, Jumat (22/8/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gemerlap BCA Expo 2025 kembali hadir secara offline pada 22–24 Agustus 2025 di Hall 5–10 ICE BSD, serta online mulai 22 Agustus hingga 30 September 2025. Tak sekadar ajang transaksi dan promosi, BCA Expo menjelma menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi, keberlanjutan, dan cerita inspiratif dari berbagai mitra binaan.
Salah satunya datang dari Precious One, komunitas pemberdayaan disabilitas yang sudah 21 tahun berkarya. Berawal dari dua produk sederhana, kini Precious One berkembang menjadi gerakan dengan tiga pilar utama: pemberdayaan, pendidikan, dan kepedulian lingkungan.
“Precious One adalah sebuah pemberdayaan buat teman disabilitas dimana semua produk yang dihasilkan adalah dari teman-teman disabilitas. Ada (tean disabilitas) Tuli, ada Fisik, ada Down Syndrome, ada Autis," ujar Founder Precious One, Ratnawati saat ditemui Jawapos.com, Jumat (22/8).
Tak hanya memamerkan produk, Ratnawati menegaskan bahwa keberadaan mereka bukan untuk belas kasihan, melainkan bentuk nyata bahwa disabilitas bisa terus berkarya.
Dari sisi budaya, pengunjung BCA Expo 2025 diajak lebih dekat dengan kecantikan beragam kain nusantara lewat Wastra Warna Alam Indonesia. Selama empat tahun terakhir, komunitas ini didukung BCA untuk merevitalisasi tradisi menenun di berbagai daerah.
“Kami ini sudah 4 tahun diminta BCA untuk merevitalisasi kain nusantara. Jadi menyemangati ulang dari teman-teman di daerah. Ada dari Timor, Sumba Timur, hingga Badui,” kata Wakil Ketua Wastra Warna Alam Indonesia, Anastasia Ine Adi.
Baginya, pendampingan BCA terasa berbeda karena dilakukan dari hulu ke hilir. Bukan sekadar pelatihan singkat, program Bakti BCA juga menyentuh akar tradisi yang hampir terlupakan. “Kami bukan semena-mena hanya mau mengajari. Mereka itu maestro-maestro yang hampir melupakan keluhuran warisan leluhurnya. Jadi kami ingin melihat seberapa serius mereka memikirkan kelestarian dan sustainability dari produk itu,” ujarnya.
Komitmen Berkelanjutan
Tak kalah menarik, komitmen BCA menghadirkan acara yang ramah lingkungan juga terlihat dari keberadaan Reverse Vending Machine (RVM), atau mesin penukaran botol Bakti BCA di area BCA Expo. RVM tersebut tersedia untuk memfasilitasi pengunjung yang hendak menukarkan sampah botol plastik yang bisa ditukarkan dengan hadiah menarik. Keberadaan RVM tersebut adalah hasil kerja sama Bakti BCA dengan Plasticpay.
Pengunjung memasukkan botol bekas minuman ke dalam mesin penukar botol plastik di BCA Expo 2025 di ICE BCD, Tangerang, Banten, Jumat (22/8/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
“Plasticpay itu gerakan sosial berbasis teknologi daur ulang. Dengan mesin ini, botol yang tadinya tidak bernilai jadi berharga. Bahkan di BCA Expo 2025, satu botol bisa bernilai Rp200,” terang Community Develompent Plasticpay, Muhammad Iqbal Pratama.
Selain Plasticpay, startup waste management Duitin juga ambil bagian dalam aksi ramah lingkungan di BCA Expo 2025. Tim Duitin turut mengelola sampah secara bertanggung jawab, mulai dari edukasi pengunjung, pemilahan sampah, hingga pengolahan menjadi produk baru atau kompos.
“Kalau di acara BCA Expo ini, kami mengelola sampah selama event berlangsung. Mulai dari edukasi, pemilahan, hingga laporan langsung ke BCA melalui dashboard online. Jadi kontribusinya bisa diukur, termasuk berapa banyak emisi karbon yang berhasil ditekan,” jelas Partnership and Enterprise Team Duitin, Miwa.
Baginya, langkah BCA ini bisa menjadi pionir untuk event ramah lingkungan di Indonesia. “Harapannya semangat ini bisa diteruskan ke acara-acara lain. Jadi tidak hanya berhenti di sini,” ujarnya.
Sebagai informasi, BCA Expo 2025 menawarkan KPR dengan suku bunga mulai dari 1,65% eff.p.a. fixed 1 tahun & diskon provisi 50%. Selain itu, ada juga promo bunga mulai 1,65% flat p.a tenor 1 tahun untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) khusus mobil baru jenis passenger car. Penawaran DP mulai Rp 800 ribu untuk kredit sepeda motor (KSM) dengan bunga flat dari 8% per tahun bisa ditemukan pada ajang ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
