Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 06.29 WIB

Ketua Komisi XI DPR Misbakhun Ungkap Alasan Gelar Rapat Tertutup dengan CEO Danantara Rosan Roeslani dan Menteri BUMN Erick Thohir

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun bersama CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani, dan Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa (19/8). (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun bersama CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani, dan Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa (19/8). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengungkapkan alasan menggelar rapat kerja tertutup bersama CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani, juga Menteri BUMN Erick Thohir, pada Selasa (19/8).

menurut Misbakhun, alasannya karena Raker tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2025. Keputusan rapat tertutup diambil karena banyak hal bersifat sensitif yang tidak bisa dipublikasikan kepada publik.

“Dalam RKAP itu banyak proyek-proyek yang harus disampaikan. Proyek-proyek itu baik proyek-proyek yang sebutnya private sector maupun public sector. Dan itu tidak mungkin kita akan sampaikan secara terbuka untuk umum. Karena akan mempengaruhi portofolio investasi itu sendiri,” ujar Misbakhun usai rapat, Selasa (19/8).

Lebih lanjut, Misbakhun menyatakan keterbukaan berlebihan justru berpotensi menimbulkan pelanggaran, terutama jika berimplikasi pada pergerakan harga di pasar modal.

Terlebih, dalam RKAP banyak proyek-proyek yang harus disampaikan, mulai dari sektor private maupun sektor publik.

Selain membahas proyek-proyek investasi, Misbakhun juga menyampaikan bahwa raker itu juga membahas neraca awal serta proyeksi rugi laba Danantara pada 2025.

Misbakhun menilai, angka-angka yang ditampilkan masih bersifat prognosa sehingga tidak tepat diumumkan ke publik.

Danantara ini banyak beberapa hal yang memang bentuknya investasi. Kalau bentuknya investasi kan kita tidak ingin itu menjadi alat spekulasi,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, Danantara memiliki tugas strategis menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjalankan mandat negara. Karena itu, kata Misbakhun, perusahaan harus fokus menjalankan bisnis secara sehat tanpa diganggu spekulasi pasar.

"Kalau kemudian itu dijadikan alat spekulasi nanti ditakutkan, dikhawatirkan akan mengganggu bisnis judgement yang memang harus benar-benar mereka profesional, tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar bisnis," pungkasnya.

Untuk diketahui, rapat kerja Komisi XI DPR RI mulanya dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB. Kemudian, acara tersebut molor hingga lebih dari pukul 4 sore. Kemudian selesai pada pukul 18.12 WIB.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore