
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun bersama CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani, dan Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa (19/8). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengungkapkan alasan menggelar rapat kerja tertutup bersama CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani, juga Menteri BUMN Erick Thohir, pada Selasa (19/8).
menurut Misbakhun, alasannya karena Raker tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2025. Keputusan rapat tertutup diambil karena banyak hal bersifat sensitif yang tidak bisa dipublikasikan kepada publik.
“Dalam RKAP itu banyak proyek-proyek yang harus disampaikan. Proyek-proyek itu baik proyek-proyek yang sebutnya private sector maupun public sector. Dan itu tidak mungkin kita akan sampaikan secara terbuka untuk umum. Karena akan mempengaruhi portofolio investasi itu sendiri,” ujar Misbakhun usai rapat, Selasa (19/8).
Lebih lanjut, Misbakhun menyatakan keterbukaan berlebihan justru berpotensi menimbulkan pelanggaran, terutama jika berimplikasi pada pergerakan harga di pasar modal.
Terlebih, dalam RKAP banyak proyek-proyek yang harus disampaikan, mulai dari sektor private maupun sektor publik.
Selain membahas proyek-proyek investasi, Misbakhun juga menyampaikan bahwa raker itu juga membahas neraca awal serta proyeksi rugi laba Danantara pada 2025.
Misbakhun menilai, angka-angka yang ditampilkan masih bersifat prognosa sehingga tidak tepat diumumkan ke publik.
“Danantara ini banyak beberapa hal yang memang bentuknya investasi. Kalau bentuknya investasi kan kita tidak ingin itu menjadi alat spekulasi,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan, Danantara memiliki tugas strategis menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjalankan mandat negara. Karena itu, kata Misbakhun, perusahaan harus fokus menjalankan bisnis secara sehat tanpa diganggu spekulasi pasar.
"Kalau kemudian itu dijadikan alat spekulasi nanti ditakutkan, dikhawatirkan akan mengganggu bisnis judgement yang memang harus benar-benar mereka profesional, tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar bisnis," pungkasnya.
Untuk diketahui, rapat kerja Komisi XI DPR RI mulanya dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB. Kemudian, acara tersebut molor hingga lebih dari pukul 4 sore. Kemudian selesai pada pukul 18.12 WIB.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
