
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kiri) menghadiri Panen Raya Jaksa Mandiri Pangan di Kabupaten Bekasi (19/8). (Humas Kementan)
JawaPos.com - Nama Benny Tjokrosaputro sempat menggegerkan publik karena terlibat korupsi uang asuransi Asabri. Sampai akhirnya sejumlah aset Benny disita negara. Diantaranya 414 bidang tanah seluas 330 hektare di Kabupaten Bekasi. Oleh pemerintah, sebagian lahan tersebut digunakan untuk menanam padi.
Upaya menanam padi di lahan sitaan mafia itu adalah bagian dari Program Jaksa Mandiri Pangan. Setelah berjalan beberapa bulan, dilakukan panen raya di lahan garapan sekitar tujuh hektar pada Selasa (19/8).
Total hasil panen mencapai lebih dari 65 ton. Rencananya, Bulog akan membeli hasil panen berupa gabah di harga Rp 6.500 per kg.
Perhitungan dari Kejaksaan Agung menunjukkan jika seluruh aset Benny di Kabupaten Bekasi ditanami padi, berpotensi menghasilkan 2.640 ton padi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta Jaksa Agung S.T. Burhanuddin memimpin langsung prosesi panen raya.
Burhanuddin mengatakan, seluruh jajaran kejaksaan, mulai dari Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri, wajib mendukung penuh Mentan Amran dalam mempercepat swasembada pangan.
Dia menekankan pangan adalah persoalan strategis. Pangan menyangkut stabilitas sosial, ekonomi, bahkan hukum. Burhanuddin juga akan menegur jajarannya yang tidak turut mendampingi Mentan Amran mengawal program swasembada pangan.
"Bahkan pada waktu Pak Menteri mengunjungi daerah, apabila tidak ada orang-orang kejaksaan yang ikut mengawal, saya akan tegur," tegasnya.
Sementara itu, Amran menyampaikan apresiasi tinggi atas perintah dan dukungan Jaksa Agung. Baginya, keterlibatan kejaksaan terbukti mempercepat realisasi berbagai program pertanian. Mulai dari distribusi pupuk hingga pencetakan sawah baru.
"Kalau Kementan yang minta, kadang proses pendistribusian dan program pangan bisa tertunda. Tetapi kalau ada perintah dari Kajati atau Kajari, proses distribusi langsung jalan malam itu juga. Sehingga dampaknya sangat besar terhadap percepatan produksi pangan nasional," katanya.
Amran menambahkan, berkat dukungan Kejaksaan di semua lini, program swasembada pangan yang ditargetkan Presiden tercapai lebih cepat. "Insya Allah, jika semua bergerak serentak dan tidak ada goncangan, target swasembada yang ditetapkan empat tahun ke depan, bisa kita rebut hanya dalam satu tahun," jelasnya.
Panen Raya Jaksa Mandiri Pangan di Bekasi menjadi momentum kolaborasi penegakan hukum dan pembangunan pertanian. Dengan dukungan lintas sektor yang kuat, pemerintah optimistis mampu mempercepat langkah menuju kedaulatan pangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
