
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan bakal merilis kereta khusus petani dan pedagang yang terinspirasi dari
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan bakal merilis kereta khusus petani dan pedagang yang terinspirasi dari 'Slow Train' asal Tiongkok.
Hal ini sebagaimana diumumkan KAI melalui laman Instagram resmi, jelang perayaan HUT ke-80 RI. Melalui unggahan video pendeknya, KAI menghadirkan inovasi baru kereta berwarna hijau dengan siluet bulir padi putih.
Meskipun terinspirasi sebagaimana kereta khusus petani di Tiongkok, rupanya rangkaian yang ujicobanya dilakukan di Surabaya merupakan salah satu buah karya Balai Yasa Surabaya Gubeng.
"Kereta ini didedikasikan bagi petani dan pedagang, menghadirkan moda transportasi yang ramah, efisien, dan benar-benar nyata keberadaannya di jalur rel Indonesia," bunyi pengumuman KAI dalam Instagram resminya tersebut, dikutip Senin (18/8).
Dalam video pendek tersebut terlihat, tempat duduk disiapkan dengan model berhadapan dari sisi kiri dan kanan. Tentu ini pula yang membedakan dengan kereta khusus petani dan pedagang asal Tiongkok yang didesain sebagaimana rangkaian kereta api biasa di tanah air.
Kursi yang disusun menyamping membuat area tengah menjadi lapang guna mendukung desain yang lebih inklusif. Tak hanya itu, pintu bordes diperlebar, sekat partisi dihilangkan, dan kapasitas kursi disesuaikan agar memudahkan akses barang maupun hasil panen.
Kereta khusus petani dan pedagang ini juga dilengkapi dengan toilet serta rak bagasi tetap tersedia untuk menjaga kenyamanan penumpang. Pada tahap pertama, kereta ini telah dilakukan uji statis dan dinamis di rute Surabaya–Lamongan.
Selanjutnya, DJKA Kemenhub akan terlibat dalam sertifikasi agar aspek keselamatan terpenuhi sebelum resmi dioperasikan di wilayah Daop 8 Surabaya. Untuk diketahui, inovasi ini sejalan dengan Astacita Presiden RI, di mana KAI mengambil peran melalui target jangka panjang perusahaan.
"Kehadiran Kereta Khusus Petani menjadi langkah nyata dalam mewujudkan transportasi yang inklusif dan merata sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.
Meskipun belum diuji coba di wilayah Jabodetabek, namun ternyata permintaan akses angkutan umum bagi para petani dan pedagang di wilayah ini sangatlah besar. Utamanya, untuk rute Rangkasbitung, Banten - Tanah Abang, Jakarta.
JawaPos.com telah mengonfirmasi soal jadwal uji coba kereta petani dan pedagang di Jakarta hingga kapan jadwal peluncuran resmi akan dilakukan. Namun, hingga berita ini ditayangkan, pihak KAI masih belum memberikan jawaban.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
