
ILUSTRASI Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (dok. PTP)
JawaPos.com - Dokumen Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) telah menunjukkan progres yang menjanjikan. Senin (11/8), pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kerja sama tersebut rampung dibahas, disepakati, kemudian diteken oleh kedua belah pihak dalam waktu yang relatif cepat, yaitu setelah dua negara berunding selama 14 bulan.
Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti menyampaikan, nilai total perdagangan Indonesia–Peru pada 2024 tercatat sebesar USD 480 juta dengan rata-rata pertumbuhan 15,08 persen per tahun selama 2020–2024. Ekspor Indonesia ke Peru mencapai USD 329,4 juta, terdiri dari kendaraan bermotor, alas kaki, minyak kelapa sawit, dan lemari pendingin.
Wamendag menegaskan IP-CEPA menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat hubungan dagang dan investasi dengan Peru. Roro menambahkan, penandatanganan IP-CEPA merupakan tonggak bersejarah yang tidak hanya akan meningkatkan kinerja perdagangan kedua negara, tetapi juga memperkuat hubungan antar masyarakat, mendorong pertukaran budaya dan pengetahuan, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi rakyat Indonesia dan Peru.
Menteri Perdagangan Budi Santoso juga sempat menegaskan bahwa kesepakatan perjanjian tersebut akan membuka akses pasar bagi sejumlah komoditas unggulan yang akan menguntungkan Indonesia. "Perjanjian-perjanjian ini sifatnya bertahap. Artinya, CEPA ini kerangkanya, kemudian nanti bertahap," ujar Budi.
Dia mengatakan, perjanjian tersebut berpotensi membuka peluang peningkatan transaksi dagang kedua negara dari capaian tahun lalu sebesar USD480 juta dan Indonesia mengalami surplus USD181 juta. Budi menjelaskan, kesepakatan ini bersifat bilateral, tapi Peru berpotensi menjadi hub produk Indonesia untuk kawasan Amerika Latin.
Hal itu dimungkinkan karena Indonesia juga telah memiliki perjanjian dagang dengan Chile. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie optimistis bahwa perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif Indonesia dan Peru (IP CEPA) memberikan banyak manfaat untuk mendongkrak ekspor Indonesia ke wilayah Amerika Latin.
Anindya menyampaikan para pengusaha Indonesia menilai Peru sebagai potensi pasar yang besar. Selama ini Indonesia telah melakukan ekspor untuk produk-produk seperti otomotif, alas kaki, minyak kelapa sawit serta produk pertanian lainnya.
"Dengan CEPA ini harusnya bisa lebih besar lagi dan sangat-sangat bermanfaat bagi usaha kita, perusahaan-perusahaan kita," ujar Anindya.
Anindya juga menyatakan bahwa Peru mengharapkan Indonesia bisa menjadi pusat sertifikasi dan hub industri halal Amerika Latin, khususnya Peru, agar dapat menjangkau pasar Asia. Peru disebut akan mengirimkan berbagai produk untuk bisa mendapat sertifikat halal dan proses sosialisasinya.
"Mereka (Peru, red) menginginkan Indonesia menjadi pusat untuk menyertifikasi produk halal dan mensosialisasikannya," ujarnya.
Selain itu, Kadin melihat adanya peluang yang besar untuk sektor ritel di Peru. Anindya pun mengajak pelaku usaha Indonesia untuk masuk pasar tersebut, sehingga nantinya juga dapat berkembang ke wilayah lainnya di Amerika Latin. Beberapa anggota Kadin, sebut Anindya, telah melakukan investasi di Peru, di antaranya pada sektor pertambangan dan fosfat, yang sedang dalam proses.
"Saya rasa ini suatu hal yang baik. Karena kita bisa menjadi navigator Peru di ASEAN, dan sebaliknya Peru menjadi navigator buat kita di Amerika Latin," tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
