Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 23.14 WIB

Lonjakan Penjual Resmi Cerminkan Pergeseran Perilaku Belanja Online di Indonesia

Ilustrasi belanja online. (Istimewa) - Image

Ilustrasi belanja online. (Istimewa)

JawaPos.com-Tren belanja online di Indonesia terus menunjukkan perubahan signifikan. Konsumen kini tak lagi semata-mata mencari harga murah, tetapi mulai memprioritaskan jaminan kualitas dan keamanan transaksi. 

Hal ini tercermin dari meningkatnya kepercayaan publik terhadap toko-toko resmi atau terverifikasi di platform digital. Seperti TikTok Shop by Tokopedia mencatat lonjakan jumlah penjual berstatus mall yakni pemilik merek, distributor resmi, atau toko bereputasi tinggi, hingga lebih dari empat kali lipat pada semester I 2025 dibandingkan paro kedua 2024.

Label Mall memberikan sejumlah keistimewaan bagi penjual, seperti badge khusus, akses ke kampanye besar seperti promo tanggal kembar hingga visibilitas yang lebih tinggi di aplikasi. Strategi ini memperkuat kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang transaksi yang lebih besar.

“Pertumbuhan pesat jumlah penjual Mall di TikTok Shop by Tokopedia menunjukkan peran penting platform ini dalam membantu pelaku usaha di seluruh wilayah Indonesia, termasuk UMKM, untuk mengembangkan bisnis mereka,” ujar Stephanie Susilo, Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce di Jakarta.

Dia menambahkan, pihaknya menciptakan ruang belanja yang lebih aman yang mengutamakan toko dan produk terpercaya. Sepanjang semester I 2025, kategori produk yang paling banyak diburu di TikTok Shop Mall mencakup fashion, kecantikan dan perawatan diri, serta makanan dan minuman.

Produk-produk seperti sneakers, hijab, sepatu sekolah, dan item perawatan diri mencatat nilai transaksi tertinggi. Menariknya, sejumlah toko Mall mencatat pertumbuhan transaksi hingga 15 kali lipat, dengan sebagian besar berasal dari brand lokal Indonesia. Ini menunjukkan preferensi konsumen terhadap produk dari toko resmi atau distributor tepercaya semakin menguat.

“Artinya, pembeli cenderung mencari produk-produk tersebut dari official brand, distributor resmi, atau toko terverifikasi yang umumnya berstatus Mall di TikTok Shop. Ini jadi wawasan penting bagi industri,” jelas Stephanie.

Selain itu, melalui peluncuran Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, toko-toko Mall juga mulai terintegrasi ke dalam ekosistem Tokopedia. Langkah ini memungkinkan penjual menjangkau pasar yang berbeda sekaligus meningkatkan skala bisnis mereka.

“Kami berharap makin banyak pelaku usaha yang terdorong meningkatkan kualitas toko dan layanan agar dapat meraih status Mall demi menjangkau lebih banyak pembeli,” ucap Stephanie.

Fenomena ini menegaskan bahwa kepercayaan kini menjadi mata uang baru dalam belanja online. Semakin banyak konsumen Indonesia memilih toko resmi sebagai rujukan utama, menciptakan lanskap e-commerce yang lebih sehat dan kompetitif.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore