Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 01.33 WIB

Dicecar DPR RI, Sri Mulyani Ungkap Alasan Dana Pendidikan Tak Capai 20 Persen di APBN

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Humas Kemenkeu)

 

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkap alasan dana pendidikan yang tak capai 20 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini ia sampaikan usai dicecar oleh wakil rakyat di Komisi XI DPR RI.

Menurut Menkeu, meskipun anggaran pendidikan ditetapkan 20 persen dari belanja negara. Namun, kata dia, realisasinya akan fluktuatif karena sifat belanja negara yang dinamis.

Terlebih, kata Menkeu yang akrab disapa Ani ini mengatakan bahwa komponen seperti belanja modal, belanja barang, subsidi, kompensasi dan belanja bunga dapat berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.

"Jadinya adalah tergantung dari beberapa komponen karena pembaginya itu bergerak, ya dia bergerak. Itu satu dulu dari prinsip penghitungannya," ungkap Sri Mulyani, Selasa (22/7).

Sebagai contoh, Ani mengatakan bahwa saat terjadi El Nino, penambahan bantuan sosial (bansos) membuat belanja barang naik. Sehingga, persentase 20 persen yang dialokasikan seolah-olah terlihat lebih rendah dari target awal.

Seperti pada tahun 2022, porsi anggaran pendidikan tampak seperti turun karena belanja saat itu ditetapkan sebesar Rp 350 triliun, namun kemudian membengkak menjadi Rp 600 triliun.

"Jadi, 20 persen dari Rp 350 triliun dengan 20 persen Rp 600 triliun beda banget Pak, untuk anggaran pendidikan," bebernya.

Selain itu, Menkeu juga menjelaskan soal anggaran pendidikan yang meskipun dialokasikan sebesar 20 persen, namun tidak serta merta semua anggarannya harus dibelanjakan. Menurutnya, pemerintah perlu melihat kualitas dan tata kelola belanjanya.

"Maka waktu itu kemudian dibuatlah sebuah wadah yang disebut dana abadi pendidikan. Supaya jangan sampai, oh karena harus 20 persen, harus habis, nanti sekolah yang pagernya enggak rusak, diganti pagernya, saya dengar waktu itu. Jadi, fenomena cara membelanjakan," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore