Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah menunjuk Pramudya Iriawan Buntoro sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang mengundurkan diri lantaran telah dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
Penunjukan ini sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 63/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Direksi BPJS Ketenagakerjaan Sisa Masa Jabatan 2021-2026.
Pramudya menyampaikan kesiapannya untuk menjabat posisi terbaru. Bahkan ia memohon doa dan dukungan agar amanah yang diembannya bisa terlaksana dengan baik, utamanya untuk memastikan seluruh pekerja Indonesia mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Saya siap mengemban amanah yang diberikan ini, ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh pekerja Indonesia mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mohon doa dan dukungannya agar amanah ini bisa saya jalankan dengan integritas, dedikasi, dan semangat melayani untuk pekerja Indonesia yang lebih sejahtera," ujar Pramudya dalam keterangannya, Jumat (4/7).
Berikut Ini Profil Pramudya Iriawan Buntoro
Pramudya tercatat sudah lama berkarier di BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini terlihat dari sejumlah jabatan yang pernah diembannya, mulai dari Deputi Direktur Bidang Aktuaria, BPJS Ketenagakerjaan.
Kemudian, Deputi Direktur Bidang Aktuaria & Manajemen Risiko Organisasi, BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi, BPJS Ketenagakerjaan.
Adapun jabatan terakhir sebelum mengantarkannya sebagai direktur utama, adalah sebagai Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Dilihat dari rekam jejak pendidikannya, Pramudya Irawan Buntoro merupakan lulusan dari S1 Jurusan Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2000. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan magisternya pada jurusan Manajemen di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
