
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa Indonesia tidak akan melakukan impor jagung pada tahun 2026.
Prabowo menyebut, pada tahun lalu Indonesia masih mengimpor jagung sekitar 500 ribu ton. Namun, direncanakan bisa melakukan ekspor jagung pada tahun mendatang.
"Tahun yang lalu kita masih mengimpor jagung, kalau tidak salah 500 ribu ton. Kira-kira tahun 2026 sudah tidak impor lagi Pak Menteri? (Menteri Pertanian Amran Sulaiman)," tanya Prabowo ke Mentan Amran dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6).
"Ekspor," jawab Mentan.
"Terima kasih. Saya diberi jaminan oleh dua tokoh Indonesia yang hebat. Menteri Pertanian dan Kapolri menjamin tahun 2026 Indonesia tidak impor lagi jagung," tambah Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyebut bahwa Kementerian Pertanian dan juga koperasi-koperasi yang dibina oleh Polri memiliki riset uji coba hasil-hasil produk-produk turunan dari jagung. Salah satunya, keripik.
Ia pun mengusulkan, agar jagung-jagung hasil panen juga bisa dibuat menjadi nasi. Karena menurutnya, nasi jagung dinilai menjadi lebih sehat.
"Mungkin juga bisa dibikin nasi dari jagung. Saya kira bisa ya itu. Dan itu lebih sehat dari nasi-nasi lain, nasi jagung," lanjutnya.
Tak hanya itu, Prabowo juga menegaskan bahwa dalam misinya untuk mencapai swasembada pangan, tak hanya berlaku untuk Indonesia.
Melainkan, kata Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Joko Widodo ini juga menegaskan bahwa swasembada pangan harus diraih oleh masing-masing provinsi.
"Bukan Indonesia yang harus swasembada pangan. Setiap provinsi harus swasembada pangan. Setiap provinsi harus swasembada pangan. Setiap pulau harus bisa berdiri sendiri," tegas Prabowo.
"Ini kunci kemerdekaan kita, karena kita negara yang tidak lazim. Kita negara yang termasuk unik. Tidak banyak negara seperti kita, yaitu negara kepulauan. Mungkin kita adalah negara kepulauan yang terbesar di dunia ini," ujarnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
