
PT Pusri Palembang mendukung pelaksanaan Program Demplot Tanam Perdana Padi Makmur Agrosolution di Desa Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/05).
JawaPos.com - PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Komitmen Pusri terhadap swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional diwujudkan melalui pelaksanaan Program Demplot Tanam Perdana Padi Makmur Agrosolution di Desa Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/05).
Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) merupakan inisiatif Kementerian BUMN yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui pendampingan intensifikasi dan sistem pertanian terintegrasi.
Sementara itu, kegiatan Tanam Perdana menjadi langkah strategis Pusri dalam membangun ekosistem pertanian berkelanjutan dari hulu hingga hilir.
Kegiatan Tanam Perdana dihadiri oleh Direktur Pupuk Kementerian Pertanian RI Jekvy Hendra, perwakilan manajemen Pusri, perwakilan PT Pupuk Indonesia (Persero), BRIN, Forkopimda Bangka Selatan, TNI/Polri, serta mitra integrator dan kelompok tani setempat.
Demplot dilaksanakan di lahan milik Gapoktan Dungun Raya, di Sungai Ulim dan Dungun Raya, dengan total luas lahan mencapai 5 hektare. Varietas padi yang ditanam adalah Inpari-42 dan Inpari-32.
Sebelum penanaman, dilakukan pengolahan tanah yang semula memiliki pH 4, dinetralkan menjadi pH 6. Penetralan dilakukan dengan kombinasi pupuk hayati Bioripah Pusri, dolomit, dan pupuk organik.
PT Pusri Palembang mendukung pelaksanaan Program Demplot Tanam Perdana Padi Makmur Agrosolution di Desa Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/05).
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi mewakili manajemen Pusri, mengatakan bahwa pemupukan dilakukan berdasarkan hasil uji tanah. Komposisinya berimbang meliputi pupuk Urea, Phonska, hayati Bioripah Pusri, serta pupuk mikro Nutremag Pusri.
“Kami menggunakan teknik tanam menggunakan sistem Jajar Legowo untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanaman. Melalui pendekatan ini, produktivitas panen yang ditargetkan meningkat dari sebelumnya rata-rata 3,5 ton/ha menjadi di atas 5 ton/ha”, terang Rustam.
Program ini juga mendapat pendampingan langsung dari Direktur Pupuk Kementerian Pertanian RI Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si. Beliau memberikan arahan terkait praktik budidaya unggul berkelanjutan, penggunaan pupuk ramah lingkungan, hingga pengendalian hama secara tepat dan efisien.
Pusri, melalui Program Makmur, berkomitmen membangun pertanian Indonesia yang modern, tangguh, dan berkelanjutan melalui sinergi antara petani, pemerintah, dan mitra usaha.
Dengan pendekatan menyeluruh mulai dari uji tanah, penyuluhan budidaya, pengendalian hama, hingga analisa usaha tani (AUT), Program Makmur diharapkan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
