Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 02.38 WIB

Pemerintah Bakal Bangun 2 Skytrain Integrasi dari MRT Lebak Bulus dan LRT Harjamukti, Cek Progresnya

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (istimewa) - Image

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan membangun integrasi moda transportasi menggunakan skytrain atau kalayang dari MRT di Lebak Bulus dan LRT Harjamukti untuk dihubungkan ke kawasan wisata dan ekonomi.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan rencananya MRT Lebak Bulus akan dihubungkan dengan kawasan ekonomi di Tangerang, yakni ICE BSD.

Sedangkan LRT Harjamukti akan dihubungkan ke kawasan Sentul dan Taman Wisata Mekarsari Bogor.

"Memang kami punya rencana mengenai feeder dengan menggunakan Skytrain dari Mekarsari untuk feeder LRT Harjamukti," kata Dudy Purwagandhi kepada awak media belum lama ini.

Dia menjelaskan, hingga saat ini rencana tersebut telah menjadi fokus pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Adapun dalam pembangunannya tak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan dari pihak swasta.

Berdasarkan rencana, pada pekan ini, kata Dudy, pemerintah akan menggelar investor gathering guna menggaet para investor yang berminat menanamkan modalnya dalam sektor tersebut.

"Rencananya (pekan ini) ada investor gathering. Kita akan undang investor yang berminat untuk menggarap, kenapa kita mendorong untuk Skytrain? karena salah satu pertimbangannya kita gak terlalu butuh lahan, kemudian cost investasinya juga tidak semahal untuk landed," jelasnya.

Selain itu, Menhub juga menilai kehadiran Skytrain juga sangat cocok dan mudah masuk ke kawasan-kawasan permukiman.

Terlebih, Kemenhub juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas umum (fasum) sebagai lokasi tiang-tiang daripada Skytrain yang akan dibangun.

"Fasum-fasum yang dimiliki Pemda untuk dipakai sebagai lokasi tiang-tiang daripada Skytrain ini, kalau landed kan, kita mesti pakai rel. Itu bebasin (lahan) bukan hal yang mudah dan berbiaya mahal. Sedangkan kalau skytrain, tiang itu bisa menggunakan fasum yang dimiliki Pemda," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore