
Mensesneg Prasetyo Hadi. (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela/aa)
JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara perihal perpindahan pengelola kompleks olahraga Gelora Bung Karno dari lembaganya ke Danantara. Prasetyo tidak mempersoalkan hal itu.
"Itu adalah petunjuk dari Bapak Presiden pada saat beliau memberikan pengarahan dalam acara Town Hall Danantara beberapa hari yang lalu," ujarnya, Rabu (30/4).
Terkait prosesnya, pihaknya butuh waktu untuk mempersiapkan secara teknis pengalihan ini. Sebab selama ini, aset GBK di bawah Kementerian Sekretariat Negara bersifat pengelolaannya di bawah Badan Layanan Umum.
"Tentu ada perbedaan dengan proses pengalihan dari aset-aset di BUMN," jelasnya.
Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi secara teknis dengan pihak-pihak terkait. Antara lain Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan Danantara.
Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut GBK akan menjadi aset baru danantara. Hal itu sebagai upaya untuk meningkatkan aset Danantara menjadi 1 triliun dolar Amerika Serikat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
